ECONOMICS

Catat, Ini 10 Ruas Tol Baru yang Siap Beroperasi saat Nataru

Iqbal Dwi Purnama 22/06/2026 12:17 WIB

Berdasarkan progres konstruksi saat ini, sebanyak 10 ruas tol berpotensi rampung pada akhir 2026.

Catat, Ini 10 Ruas Tol Baru yang Siap Beroperasi saat Nataru (Foto: dok Kementerian PU)

IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan 10 ruas jalan tol baru beroperasi secara fungsional menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, melainkan instrumen pemerataan pembangunan wilayah dan penguatan ekonomi daerah.

"Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional," ujar Dody dalam keterangan resmi, Minggu (21/6/2026).

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Ni Komang Rasminiati mengungkapkan berdasarkan progres konstruksi saat ini, sebanyak 10 ruas tol berpotensi rampung pada akhir 2026.

"Memang sesuai dengan progres konstruksi sampai sekarang, ada rencana sekitar 10 ruas. Harapannya dapat diselesaikan di akhir 2026 dan dapat difungsionalkan untuk menunjang pergerakan lalu lintas Nataru," kata Ni Komang.

Berdasarkan progres konstruksi dan target penyelesaian pekerjaan, terdapat 10 (sepuluh) ruas jalan tol sepanjang 201,12 km yang direncanakan selesai konstruksi pada tahun 2026 antara lain:

1. Sigli-Banda Aceh seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) sepanjang 24,67 km akan difungsikan dua jalur dua arah (A&B) untuk seluruh golongan kendaraan.

2. Palembang-Betung seksi 1-4 (Keramasan-Pulo Rimo) sepanjang 54,50 km, juga akan dioperasikan dua jalur dua arah, namun khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus).

3. Probolinggo-Banyuwangi seksi 3 (Paiton-Besuki) sepanjang 25,60 km, akan difungsikan dua jalur dua arah, namun khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus).

4. Serang-Panimbang seksi 2 (Rangkasbitung-Cileles) sepanjang 24,17 km, akan dioperasikan satu jalur satu arah melalui jalur A untuk kendaraan Golongan I (non-bus).

5. ⁠Jakarta Cikampek II Sisi Selatan seksi 6 (Kutanegara-Sadang) sepanjang 8,50 km, akan difungsikan secara khusus untuk arus balik dari Sadang menuju Jakarta bagi kendaraan Golongan I (non-bus). Lalu akses Patimbang Sta 14+110-33+500 sepanjang 19,39 km.

6. Ruas tol Akses Patimban di Subang Sta 14+110-33+500 sepanjang 19,39 km, difungsikan sebanyak 4 lajur dua arah.

7. Semarang-Demak Seksi 1A dan 1C sepanjang 3,66 km, dirancang untuk difungsikan sebanyak 2 jalur (2 arah) dengan masing-masing jalur memiliki 2 lajur.

8. Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo Paket 1.2B, 2.1A dan 2.2B sepanjang 18,36 km, akan dioperasikan satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus).

9. Yogyakarta-Bawen seksi 1 dan 6 sepanjang 15,10 km, akan dioperasikan satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus).

10. Kediri-Tulungagung segmen Akses Tol Bandara sepanjang 7,17 km, yang akan menghubungkan langsung Kota Kediri menuju Bandara Internasional Dhoho.

(DESI ANGRIANI)

SHARE