ECONOMICS

Cerita Bu Murni, Sempat Kehabisan Modal Kini Usaha Peyek Koinnya Cuan Berkat PNM

Nur Ichsan Yuniarto 30/01/2026 22:06 WIB

Tak hanya berkembang dari sisi produksi, usaha Ibu Murni juga semakin tertata secara legalitas.

Cerita Bu Murni, Sempat Kehabisan Modal Kini Usaha Peyek Koinnya Cuan Berkat PNM

IDXChannel - Semangat untuk berkembang dan memiliki usaha sendiri terus menyala di banyak perempuan Indonesia, yang berani memulai dari langkah kecil dengan harapan besar.

Dengan ketekunan dan dukungan yang tepat dan berkelanjutan, mimpi sederhana untuk membantu ekonomi keluarga dapat tumbuh menjadi usaha yang lebih berdampak besar bagi keluarga, dan masyarakat sekitar.

Pendekatan inilah yang terus didorong PNM melalui pendampingan usaha bagi jutaan perempuan prasejahtera agar mampu berdaya secara mandiri dan perlahan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Salah satu kisah itu tercermin dari perjalanan Ibu Murni, seorang ibu rumah tangga yang sejak lama berupaya membantu perekonomian keluarga. Sejak 2012, dia mulai berjualan kue basah secara kecil-kecilan dari rumah.

Namun pada 2017, usahanya sempat goyah dan berhenti berjualan karena kekurangan modal. Pertemuan dengan petugas lapangan yang menggunakan baju putih biru kala melakukan sosialisasi pembiayaan usaha menjadi titik balik.

Dengan pinjaman awal sebesar Rp2 juta, Ibu Murni kembali menata usahanya. Sembilan tahun kemudian, pembiayaannya telah berkembang menjadi Rp10 juta, seiring bertambahnya omzet serta jenis produk yang dijual, mulai dari kue kering hingga inovasi terbaru berupa peyek koin.

Tak hanya berkembang dari sisi produksi, usaha Ibu Murni juga semakin tertata secara legalitas. Dia telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) serta sertifikasi halal untuk produknya.

Hal yang kerap luput dalam level usaha ultra mikro. Selain memperoleh modal, ia aktif mengikuti berbagai pelatihan dan bazar yang difasilitasi PNM, yang membantunya memahami pengemasan, pemasaran, hingga perluasan jaringan pelanggan.

Dia sangat bersyukur bisa bertemu PNM Mekaar. Dari yang awalnya bingung mencari modal, sekarang usahanya makin berkembang, dan memberikan kebermanfaatan bagi keluarganya. Semangat inilah yang membuat PNM terus mencoba memberikan kebermanfaatannya agar semakin banyak kisah Ibu Murni lainnya diseluruh penjuru negeri.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria, menyampaikan kisah seperti Ibu Murni menjadi gambaran nyata bagaimana intervensi sosial dan ekonomi untuk ibu-ibu berdampak langsung pada ketahanan ekonomi keluarga.

"PNM percaya setiap ibu-ibu memiliki potensi besar untuk berkembang ketika diberi akses permodalan, pendampingan, dan yang terpenting kesempatan. Upaya ini bukan hanya tentang usaha yang tumbuh, tetapi tentang perubahan kualitas hidup keluarga secara berkelanjutan,” kata Dodot.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE