DANA Gelar Program SisBerdaya untuk Latih Pengusaha UMKM Perempuan
DANA Indonesia melatih pengusaha perempuan di kategori Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
IDXChannel - DANA Indonesia melatih pengusaha perempuan di kategori Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini dilakukan lantaran 64 persen UMKM dikelola perempuan.
Pelatihan ini dikemas lewat program SisBerdaya yang digaungkan oleh DANA Indonesia bersama Ant International.
Director of Public Policy and Business Development Ant International Indonesia Noudhy Valdryno menilai, SisBerdaya diselenggarakan karena lebih dari 60 persen UMKM dikelola oleh wanita.
"UMKM kami lihat sebagai penyangga ekonomi selama masa krisis. Kami juga melihat mayoritas sekitar 64 persen UMKM Indonesia dikelola oleh perempuan," kata Noudhy dalam konferensi pers DANA di Habitate Jakarta, Selasa (6/8/2024).
Dia menambahkan, program SisBerdaya bertujuan untuk membantu wirausahawan perempuan dalam mengembangkan pengelolaan bisnis dan keterampilan digital, agar terus berdaya saing dalam ekonomi digital sekaligus mampu berinovasi dan mengembangkan bisnis mereka.
Di mana, pada tahun ini program SisBerdaya mengangkat tema ‘Penguatan Kapasitas UMKM Perempuan untuk Membuka Kesempatan Bersaing Secara Global’ melalui dukungan komprehensif dari empat program pilar antara lain Capacity Building, Mentoring, Business Matching, dan Competition.
Di samping itu, Program SisBerdaya pada tahun ini juga menambah kategori yaitu, DisBerdaya yang difokuskan untuk 50 UMKM perempuan penyandang disabilitas terpilih di bawah naungan Perempuan Tangguh Indonesia dan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia.
"DisBerdaya akan diselenggarakan secara pararel dengan SisBerdaya dengan program khusus untuk 50 UMKM perempuan penyandang disabilitas di bawah naungan dua mitra kami," ujar Director of Communications DANA Indonesia, Olavina Harahap.
Untuk pendaftaran program SisBerdaya telah dibuka sejak 29 Juni yang lalu dan akan berlangsung hingga di aplikasi DANA sampai tanggal 21 Agustus yang mencakup tiga area, yakni Indonesia Barat, Indonesia Timur, dan Jabodetabek.
Head of Communication DANA Indonesia, Sharon Issabella menambahkan, dengan antusias yang ada maka pendaftaran peserta ditargetkan naik 15 persen dari total 2.700-an peserta di tahun 2023.
“Kita harapkan (pendaftaran peserta) naik 15 persen dari tahun sebelumnya. Kita saat ini lebih fokus pemberdayaan UMKM Perempuan dan disabilitas jadi tidak tersangkut paut sama sekali sama kenaikan transaksi ataupun pengguna,” kata dia.
(Nur Ichsan Yuniarto)