ECONOMICS

Danantara Hadir Perdana di WEF 2026, Tawarkan Akses Mineral Kritis ke Investor Global

Iqbal Dwi Purnama 19/01/2026 12:41 WIB

Danantara untuk pertama kalinya akan hadir dalam ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Sejumlah proyek ditawarkan termasuk mineral kritis.

Danantara Hadir Perdana di WEF 2026, Tawarkan Akses Mineral Kritis ke Investor Global. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannelDanantara Indonesia untuk pertama kalinya akan hadir dalam ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Sejumlah proyek investasi jangka panjang ditawarkan kepada calon investor global, salah satunya akses terhadap mineral kritis di Indonesia.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, kehadiran di WEF diarahkan untuk membangun kemitraan strategis, memobilisasi modal secara selektif, serta mendorong investasi yang memberikan dampak nyata bagi perekonomian Indonesia.

"Kehadiran Danantara Indonesia di World Economic Forum ini merupakan bagian dari komitmen untuk membangun kemitraan global yang berlandaskan tata kelola yang kuat dan kualitas investasi yang tinggi," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (18/1/2026).

Rosan menambahkan, Danantara membawa perspektif negara berkembang yang berada di garis depan berbagai perubahan global, mulai dari tantangan perubahan iklim, dinamika demografi, hingga kebutuhan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

"Dalam konteks inilah Danantara Indonesia memosisikan diri tidak hanya sebagai investor, tetapi sebagai pemain strategis dan mitra jangka panjang dalam membangun ketahanan ekonomi dan sosial," katanya.

Menurut Rosan, setiap kolaborasi yang dijajaki di WEF harus relevan dengan kebutuhan riil Indonesia sekaligus sejalan dengan agenda global. Fokus investasi Danantara saat ini mencakup penguatan mineral kritis dan keamanan rantai pasok, percepatan transisi energi, peningkatan ketahanan pangan dan kesehatan, pengembangan infrastruktur digital, serta penciptaan peluang ekonomi bagi populasi muda.

Selama WEF 2026, Indonesia dijadwalkan melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan pimpinan negara, lembaga keuangan global, investor institusional, serta pengelola dana investasi negara lainnya.

Dialog tersebut difokuskan pada penjajakan kolaborasi yang terukur, transparan, dan sejalan dengan prioritas pembangunan nasional.

"Partisipasi ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra investasi yang kredibel, berorientasi jangka panjang, dan berkontribusi aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan," tutur Rosan.

(Febrina Ratna Iskana)

SHARE