ECONOMICS

Didukung Danantara, Menteri PU Optimistis Sekolah Rakyat Beroperasi Juli 2026

Iqbal Dwi Purnama 29/05/2026 15:18 WIB

Dukungan tersebut dinilai sangat penting untuk memastikan target penyelesaian pembangunan dapat tercapai tepat waktu pada 20 Juni.

Didukung Danantara, Menteri PU Optimistis Sekolah Rakyat Beroperasi Juli 2026. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengapresiasi peran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang membantu mendanai proyek sekolah rakyat melalui tambahan modal yang diberikan kepada kontraktor proyek.

Menteri Dody mengatakan dukungan tersebut dinilai sangat penting untuk memastikan target penyelesaian pembangunan dapat tercapai tepat waktu pada 20 Juni, dan bisa segera beroperasi fungsional pada Juli mendatang.

Dia menegaskan, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat membutuhkan kolaborasi lintas sektor, terutama dalam dukungan pendanaan dan tenaga kerja di tengah waktu pelaksanaan yang sangat terbatas. 

"Saya mengapresiasi dukungan Danantara, khususnya Pak Dony Oskaria, yang membantu mendorong dukungan pendanaan agar pekerjaan di lapangan bisa terus berjalan," kata Menteri Dody dalam keterangan resmi, Kamis (28/5/2026).

Dia mengatakan dukungan pembiayaan dari Danantara tersebut sangat membantu dalam mengatasi berbagai tantangan di lapangan, terutama terkait kebutuhan tenaga kerja dan percepatan pengadaan material konstruksi.

"Kalau dukungan pendanaan dan tenaga tersedia, progres pekerjaan tentu bisa lebih cepat. Karena itu kami terus berkoordinasi agar seluruh kebutuhan percepatan dapat terpenuhi," kata Dody.

Di tengah percepatan pembangunan yang berpacu dengan waktu, Menteri Dody menegaskan Kementerian PU tetap optimistis seluruh pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat dapat diselesaikan tepat waktu sehingga dapat mulai digunakan pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

"Harus optimistis. Kalau saya tidak optimistis, bagaimana yang lainnya? Optimisme itu yang pertama supaya kita bisa berpikir apa yang harus dikerjakan agar selesai tepat waktu," ujarnya.

Berdasarkan data progres per 27 Mei 2026, secara keseluruhan realisasi kumulatif pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat mencapai 45,95 persen. Untuk Sekolah Rakyat Kota Pontianak progres tercatat 48,35 persen, Sekolah Rakyat Kota Singkawang 45 persen, dan Sekolah Rakyat Pemprov Kalimantan Barat di Kota Singkawang mencapai 44,03 persen.

Khusus Sekolah Rakyat Pemprov Kalimantan Barat di Kota Singkawang, proyek dibangun di atas lahan seluas 6,31 hektar dengan total luas bangunan mencapai 27.365 meter persegi. Proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor pelaksana KSO WIKA-CIPTA-WEGE dengan nilai kontrak sebesar Rp223,89 miliar.

Untuk mengejar target penyelesaian, strategi percepatan terus dilakukan melalui penambahan tenaga kerja hingga 1.200 orang dengan sistem dua shift kerja, pembangunan batching plant onsite, serta penambahan alat berat seperti excavator, truck mixer, mobile crane, dan concrete pump.

(NIA DEVIYANA)

SHARE