Ditjen Imigrasi Raup PNBP Rp6,5 Triliun per Agustus 2026, Separuh dari Layanan Visa
Ditjen Imigrasi mencatatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp6,54 triliun hingga 10 Agustus 2026.
IDXChannel - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mencatatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp6,54 triliun hingga 10 Agustus 2026. Capaian tersebut setara dengan 76,81 persen dari target PNBP 2026 yang mencapai Rp8,52 triliun.
Kontribusi terbesar PNBP Imigrasi berasal dari layanan visa senilai Rp3.59 triliun atau 54,9 persen dari total realisasi PNBP. Kemudian disusul layanan paspor Rp1.61 triliun atau 24,6 persen, dan layanan Keimigrasian Lainnya Rp1,34 triliun atau 20,5 persen.
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko menyatakan, capaian PNBP imigrasi merupakan salah satu yang terbesar di antara PNBP kementerian/lembaga (K/L) lainnya.
"PNBP kurang lebih Rp6,5 triliun kita sudah menghasilkan PNBP," kata Hendarsam dalam Press Briefing di kantornya, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Hendarsam mengungkapkan, realisasi PNBP Imigrasi tersebut juga meningkat 6,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dia menilai, kondisi tersebut terjadi di tengah kondisi ketidakpastian global yang memengaruhi mobilitas.
"Jadi sangat positif, kita bisa bayangkan kalau mungkin situasi global tidak terjadi terutama yang ada di Timur Tengah ini tidak terjadi mungkin kita bisa jauh lebih tinggi lagi," ujarnya.
Hendarsam optimistis target PNBP yang sebesar Rp8,52 triliun bisa tercapai pada akhir tahun. Apalagi, sebentar lagi memasuki akhir tahun di mana perjalanan masyarakat biasanya meningkat.
"Biasanya kalau kita melihat, merefleksi dari tahun-tahun sebelumnya ya empat bulan terakhir ini merupakan waktu-waktu yang cukup produktif bagi kita di sektor PNBP, karena ini adalah waktu-waktu libur biasanya ya, jadi di peak season (musim puncak) ini di sini menjelang hari menjelang tahun baru," tuturnya.
(Rahmat Fiansyah)