Dukung Ekonomi Sirkular, Peruri Sulap Limbah Produksi Jadi Produk Bercuan
Salah satu inovasi utama yang disorot Peruri dalam pameran ini adalah pengelolaan limbah kertas berharga.
IDXChannel – Peruri mendukung ekonomi sirkular dengan menyulap limbah produksi menjadi produk bernilai.
Hal ini diwujudkan melalui booth sustainability yang memamerkan ragam program keberlanjutan perusahaan, khususnya inovasi pengelolaan limbah produksi menjadi produk baru yang bernilai guna tinggi di ajang Sunda Karsa Fest: Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) 2026 di Trans Convention Center, Bandung.
Keikutsertaan ini sejalan dengan visi Sunda Karsa Fest KKJ 2026. Sebagai agenda tahunan yang bertujuan memperluas ekonomi syariah sekaligus memperkuat peran Jawa Barat dalam kemajuan ekonomi nasional.
Salah satu inovasi utama yang disorot Peruri dalam pameran ini adalah pengelolaan limbah kertas berharga (security waste) menjadi paving block berkualitas.
"Partisipasi Peruri adalah wujud nyata bahwa keberlanjutan bisa dicapai melalui langkah konkret. Mulai dari pengelolaan limbah produksi secara bijaksana, pemanfaatan kembali material, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak," kata Head of Corporate Secretary Peruri, Adi Sunardi, Rabu (1/7/2026).
Dia menambahkan, prosesnya terkelola secara ketat dan aman sehingga limbah kertas dihancurkan dan dibakar melalui insinerator, kemudian abunya diolah dan dicampur dengan material lain hingga dicetak menjadi paving block.
Langkah inovatif ini tidak hanya menjaga standar keamanan informasi tingkat tinggi milik perusahaan, tetapi juga menekan volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus mendukung penerapan ekonomi sirkular.
"Tak hanya limbah kertas, Peruri juga memperkenalkan program Peruri WearCycle. Program ini merupakan inisiatif daur ulang seragam kerja lama yang sudah tidak terpakai menjadi berbagai produk baru yang bermanfaat," katanya.
Melalui inisiatif ini, kata dia, perusahaan sukses mengurangi potensi limbah tekstil sekaligus membuka ruang kolaborasi yang produktif bersama para pelaku UMKM.
"Kami percaya, inovasi berkelanjutan tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat," lanjut dia.
Peruri juga mensosialisasikan serangkaian inisiatif hijau lainnya. Program tersebut meliputi pelestarian biodiversitas, efisiensi energi melalui penggunaan lampu LED, operasional kendaraan listrik, pemanfaatan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap, hingga optimalisasi aset berbasis konsep ramah lingkungan.
Melalui partisipasi ini, Peruri kembali mempertegas komitmennya dalam menjalankan praktik bisnis yang selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
(Nur Ichsan Yuniarto)