Erick Thohir Mau Kumpulkan Dirut BUMN, Pastikan Program Punya Dampak Ekonomi
Menteri BUMN, Erick Thohir bakal mengumpulkan para direktur utama (dirut) perusahaan pelat merah.
IDXChannel - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir bakal mengumpulkan para direktur utama (dirut) perusahaan pelat merah. Tujuannya memastikan program-program setiap BUMN memiliki dampak bagi perekonomian.
Erick menilai, BUMN berperan penting dalam mendorong perekonomian, sehingga setiap keputusan bisnis yang diambil pimpinan harus menjadi stimulus bagi ekonomi sekaligus memiliki dampak sosial. Hal itu sejalan dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto.
"Saya akan ketemu para Dirut BUMN nanti beberapa minggu ke depan untuk memastikan sesuai program yang diminta Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Erick saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (1/11/2024).
Erick mengatakan, penajaman program BUMN sangat penting. Dia tidak ingin BUMN terjebak pada angka atau statistis saja. “Bahwa tidak hanya sekadar statistik dan angka, tapi pemerataan juga harus terjadi. Percuma pertumbuhan ekonomi, tetapi pemerataan tidak bisa," ujar Erick.
Selain itu, dia juga mendapatkan arahan Prabowo untuk meneruskan program ekonomi kerakyatan yang telah dijalankan di periode pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). BUMN ke depan akan terus didorong kompetitif di tengah persaingan pasar terbuka sambil menjaga komitmennya di bidang sosial.
"Contohnya bank-bank BUMN yang bisa membuktikan di market yang terbuka, tetapi 92 persen kredit usaha kecil, menengah, ultra mikro masih menjadi hal terpenting untuk bank Himbara. Belum lagi angka 21,2 juta (nasabah) untuk program Mekaar itu sekarang sangat terasa dampaknya, ini penting ada tonggak dalam arti produksi di desa-desa masih menjadi sebuah keberlanjutan," tuturnya.
Erick juga menyinggung sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digarap BUMN harus selesai. Di antaranya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sanur, Bali hingga Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
"Apakah kawasan ekonomi khusus kesehatan di Sanur yang mudah-mudahan nanti di Maret itu akan selesai rumah sakitnya dan beberapa klinik. Atau project pembangunan Jalan Tol Sumatera yang harus terus dilanjutkan," katanya.
(Rahmat Fiansyah)