ECONOMICS

Gus Ipul Tegaskan Lulusan Sekolah Rakyat Tak Boleh Nganggur

Jonathan Simanjuntak 10/09/2026 08:56 WIB

Mensos menyiapkan dua opsi untuk lulusan Sekolah Rakyat. Mereka akan diwajibkan untuk bekerja terampil atau melanjutkan kuliah.

Gus Ipul Tegaskan Lulusan Sekolah Rakyat Tak Boleh Nganggur (FOTO:iNews Media Group)


IDXChannel - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf menegaskan Pemerintah hanya menyiapkan dua opsi untuk lulusan Sekolah Rakyat. Mereka akan diwajibkan untuk bekerja terampil atau melanjutkan kuliah.

Dengan demikian, lulusan sekolah rakyat di tingkat SMA tidak boleh ada yang menganggur. Ia mengatakan hal ini dilakukan agar tujuan utama program untuk memutus mata rantai kemiskinan akan terwujud.

"Yang penting saya sampaikan adalah hilirisasi. Arahan Bapak Presiden cukup jelas, lulusan Sekolah Rakyat tidak boleh menganggur. Pilihannya hanya dua, menjadi pekerja terampil atau meneruskan kuliah," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).

Ia juga menegaskan siswa Sekolah Rakyat harus memenuhi pendidikan di tingkat SD, SMP dan SMA sebelum nantinya menentukan bekerja atau kuliah. Jika nantinya siswa itu kuliah, para murid juga akan disarankan untuk memasuki jurusan tertentu pada saat kuliah.

"Kalau kuliah dia harus belajar sungguh-sungguh, ya, kita pakai tes DNA talent ke mana dia sebaiknya kuliah. Setelah itu nanti ikut KIP, akan ikut biaya beasiswa dari pemerintah," ujarnya.

Sementara, murid yang memilih langsung bekerja akan diarahkan mengikuti pelatihan keterampilan sesuai minat dan potensinya. Gus Ipul menyebut, Kemensos telah menjalin kerja sama dengan beberapa kementerian/lembaga, termasuk BUMN untuk melatih serta memperkuat keterampilan siswa.

"Sekaligus juga menampung lulusan-lulusan Sekolah Rakyat. Kita dorong mereka menjadi pekerja terampil luar negeri," tutur dia.

Oleh karena itu, Gus Ipul mengajak seluruh peserta kegiatan ini untuk berkolaborasi dalam mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Menurutnya, keberhasilan program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini bisa dicapai dengan cara mengesampingkan ego sektoral.

"Yang penting dalam eksekusi Sekolah Rakyat ini, kita menekankan betul pentingnya kebersamaan, kolaborasi. Ego sektoral harus dihilangkan," katanya.

(kunthi fahmar sandy)



SHARE