ECONOMICS

Hadirkan Hunian Terjangkau di Purwakarta, Lippoland Diapresiasi IPW

Rahmat Fiansyah 22/09/2026 21:55 WIB

LippoLand memperluas akses kepemilikan hunian layak dan terjangkau melalui pengembangan Hunian Warisan Bangsa (HWB).

LippoLand memperluas akses kepemilikan hunian layak dan terjangkau melalui pengembangan Hunian Warisan Bangsa (HWB). (Foto: Ist)

IDXChannel - LippoLand memperluas akses kepemilikan hunian layak dan terjangkau melalui pengembangan Hunian Warisan Bangsa (HWB). Upaya tersebut mendapat pengakuan dari Indonesia Property Watch (IPW) melalui Indonesia Property Record yang diberikan kepada HWB Purwakarta sebagai rumah komersial (nonsubsidi) dua lantai dengan harga paling terjangkau di Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan CEO IPW, Ali Tranghanda kepada Partner HWB Purwakarta Iwang Prejady, disaksikan Chief Operating Officer HWB Purwakarta & Serang I Putu Adi Sastrawan, Chief Executive Officer LippoLand David Iman Santosa, dan Chief Marketing Officer LippoLand Jopy Rusli di kawasan HWB Serang, Banten, Selasa (22/9/2026).

IPW menilai HWB Purwakarta dapat menjadi tolok ukur baru dalam penyediaan hunian komersial terjangkau sekaligus model yang terukur untuk membantu menjawab tantangan backlog perumahan di Indonesia. Menurut IPW, penyediaan hunian terjangkau tidak hanya berkaitan dengan harga, tetapi juga lokasi, akses terhadap pusat kegiatan ekonomi, serta kemampuan masyarakat untuk menjangkaunya.

“Persoalan perumahan bukan hanya mengenai berapa banyak rumah yang dibangun, tetapi bagaimana rumah tersebut dapat dijangkau oleh masyarakat yang membutuhkan dan berada di lokasi yang mendukung kehidupan mereka. Model seperti HWB menunjukkan bahwa hunian komersial yang terjangkau dapat dikembangkan dengan pendekatan yang terukur dan tetap memperhatikan kualitas lingkungan serta kebutuhan masyarakat,” ujar Ali dalam keterangan resmi.

HWB Purwakarta dikembangkan melalui kerja sama PT Hunian Warisan Bangsa dengan LippoLand, dengan dukungan Program Kemitraan UMKM LippoLand. Sejak diperkenalkan pada akhir 2025, proyek tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Pada peluncuran tahap pertama pada Februari 2026, lebih dari 1.000 unit terjual, sedangkan secara keseluruhan penjualan telah mencapai lebih dari 2.000 unit.

Purwakarta merupakan salah satu koridor industri dan logistik penting di Jawa Barat. Kondisi tersebut membuat kedekatan hunian dengan pusat pekerjaan menjadi salah satu faktor yang mendukung pengembangan HWB sebagai pilihan hunian bagi masyarakat di kawasan tersebut.

CEO LippoLand, David Iman Santosa mengatakan penghargaan dari IPW menjadi pengakuan terhadap upaya perusahaan menghadirkan hunian terjangkau dengan tetap memperhatikan kelayakan dan kualitas lingkungan.

“Pengalaman HWB Purwakarta juga memberikan pembelajaran bahwa penyediaan hunian perlu dikembangkan bersama ekosistem kawasan dan kebutuhan masyarakat. Apa yang kami bangun bukan hanya rumah, tetapi lingkungan tempat keluarga dapat membangun kehidupan dan masa depan mereka. HWB Purwakarta dibangun untuk manusia, diilhami oleh komunitas, dan dibentuk untuk masa depan,” ujar David.

HWB Purwakarta dirancang sebagai kawasan terpadu yang dalam jangka panjang dapat menampung lebih dari 30.000 penghuni. Sejumlah fasilitas yang telah beroperasi antara lain Masjid Tajug Istimewa Nusantara, Toko MAMA, FmX convenience store, Bank Nobu, fasilitas komunitas, serta sentra kuliner dan UMKM.

HWB Purwakarta menawarkan hunian dengan harga mulai Rp98 juta, dengan pilihan satu, dua, dan tiga kamar tidur. Hunian tersebut dirancang dengan tata ruang fungsional, pencahayaan alami, sirkulasi udara, serta area parkir. Skema pembiayaan tersedia dengan cicilan mulai sekitar Rp600 ribu per bulan dan angsuran tetap selama 40 bulan.

Pengalaman HWB Purwakarta kemudian menjadi bagian dari pengembangan HWB Serang yang diperkenalkan pada Juli 2026. Dengan harga kepemilikan mulai Rp101 juta dan kapasitas jangka panjang lebih dari 30.000 penghuni, HWB Serang mengadopsi pendekatan serupa dengan penyesuaian terhadap karakter kawasan industri Banten.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE