ECONOMICS

Ini Pentingnya Penerapan ESG untuk Investasi Berkelanjutan

Aditya Pratama 27/07/2021 15:38 WIB

Pandemi telah meningkatkan kesadaran akan penerapan aspek Environmental, Social, dan Governance (ESG) atau lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Ilustrasi negara anggota G20 dari Kawasan Asia Tenggara

IDXChannel - Pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh belahan dunia telah memicu krisis ekonomi yang sifatnya extraordinary. Namun, pandemi telah meningkatkan kesadaran akan penerapan aspek Environmental, Social, dan Governance (ESG) atau lingkungan, sosial, dan tata kelola sehingga investasi berkelanjutan menjadi lebih diminati.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso mengatakan, berdasarkan studi Fidelity International, kinerja saham dan peringkat ESG perusahaan mempunyai hubungan yang positif, bahkan di masa pandemi seperti saat ini.

"Saham dan obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan dengan peringkat ESG lebih tinggi pada umumnya mempunyai performa yang lebih baik," ujar Wimboh dalam acara ESG Capital Market Summit 2021 secara virtual, Selasa (27/7/2021).

Wimboh menambahkan, situasi di pasar domestik berdasarkan studi Ernst & Young pada Maret 2020, performa SRI KEHATI Index lebih baik dibandingkan IHSG sebesar 8 persen year on year (yoy) selama periode Januari 2015 hingga Oktober 2019. 

"Di tahun 2020, SRI KEHATI Index mengalami pemulihan lebih baik 
dibandingkan IHSG," kata dia.

Dia menyebut, sebelum pandemi Covid-19 terjadi, Sustainable Banking Network (SBN) telah menempatkan Indonesia bersama Tiongkok sebagai negara first mover/mature dalam implementasi Keuangan Berkelanjutan. Tentunya hal ini akan terus ditingkatkan untuk dapat masuk ke tahap berikutnya yaitu mainstreaming behaviour changes atau pembiasaan perubahan sikap secara keseluruhan.

Wimboh melanjutkan, sebagai satu-satunya negara anggota G20 dari Kawasan Asia Tenggara, Indonesia diharapkan dapat memperkuat posisi kepemimpinan di Kawasan dan menjadi jembatan bagi suara kolektif negara-negara yang tergabung di ASEAN khususnya untuk implementasi keuangan berkelanjutan.

"Terlebih Indonesia akan memegang tampuk Presidensi G20 di tahun 2022. Ini adalah momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinan dan komitmen Indonesia untuk mengimplementasikan Keuangan Berkelanjutan dalam skala global," ucapnya. (NDA)

SHARE