ECONOMICS

Kabar Gembira, BPDP Siapkan Beasiswa Sawit untuk 5.000 Siswa

Yanto Kusdiantono 02/06/2026 16:23 WIB

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) membuka Program Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Sawit untuk 5.000 peserta pada tahun ini.

Kabar Gembira, BPDP Siapkan Beasiswa Sawit untuk 5.000 Siswa. Foto: BPDP.

IDXChannel – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) membuka Program Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Sawit untuk 5.000 peserta pada tahun ini. Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membangun SDM unggul dan berdaya saing di sektor perkebunan kelapa sawit. 

Sebagai perbandingan, pumlah peserta beasiswa sawit ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya 4.000 orang. Adapun dalam pelaksanaannya, program beasiswa ini menggandeng 42 lembaga pendidikan mitra yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. 

Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP Mohammad Alfansyah mengatakan, peningkatan kuota beasiswa merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia. Menurutnya, selama BPDP berdiri, Program Beasiswa SDM Sawit akan tetap ada. 

“Peningkatan kuota peserta merupakan komitmen kami untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada generasi muda Indonesia dalam memperoleh pendidikan tinggi dan menyiapkan SDM unggul yang akan menjadi penggerak industri sawit di masa depan," kata Alfansyah dalam media briefing di Jakarta, Selasa (2/6/2026). 

Sekadar informasi, Program Beasiswa SDM Sawit telah dijalankan sejak 2016. Hingga tahun lalu, program ini telah memberikan manfaat kepada 13.265 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan peningkatan kuota menjadi 5.000 penerima pada tahun 2026, program ini menjadi penyelenggaraan beasiswa sawit terbesar sejak pertama kali dilaksanakan, sekaligus mempertegas komitmen BPDP dalam mencetak talenta unggul bagi sektor perkebunan Indonesia. 

Sementara itu, Direktur Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE) Nugroho Kristono mengatakan, sinergi antara dunia pendidikan dan industri menjadi faktor penting dalam menghasilkan lulusan yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan sektor perkebunan.

"Politeknik CWE bersama seluruh perguruan tinggi mitra BPDP berkomitmen mencetak SDM perkebunan yang berkualitas dan berdaya saing. Program Beasiswa SDM Sawit menjadi instrumen penting untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan praktis, dan pemahaman yang kuat terhadap industri perkebunan modern," katanya.

Menurut Nugroho, keterlibatan 42 lembaga pendidikan dalam Program Beasiswa SDM Sawit menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan tersedianya talenta-talenta unggul yang mampu mendukung kemajuan dan keberlanjutan industri sawit Indonesia di masa depan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian Iim Mucharam mengatakan, pengembangan SDM merupakan salah satu fondasi utama keberlanjutan industri sawit nasional. Menurutnya, kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional yang membutuhkan dukungan SDM berkualitas. 

“Tantangan industri sawit ke depan semakin kompleks, sehingga regenerasi talenta perkebunan harus dipersiapkan sejak sekarang. Program Beasiswa SDM Sawit menjadi langkah strategis pemerintah untuk mencetak generasi profesional yang mampu meningkatkan produktivitas, inovasi, dan keberlanjutan sektor perkebunan Indonesia," ucapnya.

Program Beasiswa SDM Sawit 2026 diperuntukkan bagi peserta yang akan menempuh pendidikan pada jenjang Diploma (vokasi) dan Sarjana (S1) di 42 lembaga pendidikan mitra. Program ini dirancang untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi generasi muda, khususnya yang berasal dari keluarga pekebun, pekerja perkebunan, maupun masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan sektor kelapa sawit.

Selain memperluas akses pendidikan, program ini diharapkan dapat memperkuat regenerasi SDM perkebunan, meningkatkan kompetensi lulusan, mendukung pembangunan ekonomi di daerah sentra perkebunan, serta menjaga daya saing dan keberlanjutan industri sawit Indonesia di tingkat global.

(NIA DEVIYANA)

SHARE