ECONOMICS

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi Delapan Persen, Begini Strategi Prabowo

Iqbal Dwi Purnama 19/07/2024 05:55 WIB

Prabowo mengaku mendasarkannya pada kekayaan sumber daya alam nasional yang saat ini disebutnya masih belum dikelola secara maksimal.

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi Delapan Persen, Begini Strategi Prabowo (foto: MNC media)

IDXChannel - Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto, telah menetapkan targetnya untuk dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional minimal delapan persen di sepanjang masa kepemimpinannya.

Target tersebut pun dinilai cukup ambisius oleh sejumlah pihak. Namun Prabowo mengaku masih sangat optimistis bahwa target tersebut dapat direalisasikan, tentu dengan serangkaian strategi yang tepat.

Jika pada tahun ini rerata pertumbuhan ekonomi masih berada di kisaran lima persen, maka masih dibutuhkan tambahan tiga persen lagi untuk merealisasikan target tersebut.

"Kita harus berani menaruh sasaran yang lebih tinggi. Saya optimistis (pertumbuhan ekonomi) bisa mencapai delapan persen (per tahun)," ujar Prabowo, saat hadir dalam gelaran Hasil Evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN), di Jakarta, Kamis (18/7/2024).

Kehadiran Prabowo dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tersebut sebagai perwakilan Presiden Joko Widodo, yang berhalangan hadir.

Terkait optimismenya dalam mengejar target pertumbuhan delapan persen, Prabowo mengaku mendasarkannya pada kekayaan sumber daya alam nasional yang saat ini disebutnya masih belum dikelola secara maksimal.

Karenanya, Prabowo bertekad bakal menggenjot aliran investasi masuk ke Indonesia, sehingga diharapkan bisa mengoptimalkan potensi sumber daya alam tersebut sebagai sumber pertumbuhan baru bagi perekonomian nasional.

"Kalau Saya lihat, Saya optimistis (ekonomi Indonesia bisa tumbuh delapan persen). Kekayaan (alam) kita sangat besar. Potensi kita sangat besar. Tapi memang kita harus efisien. Harus dikelola dengan baik. Ambil kebijakan yang masuk akal," ujar Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menekankan pentingnya langkah mitigasi dan preventif agar tidak terjadi kebocoran dan penyelewengan anggaran, yang sedianya bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk perekonomian masyarakat.

"Kita harus mitigasi (hal-hal) yang tidak menguntungkan rakyat,' ujar Prabowo. (TSA)

Iqbal Dwi Purnama

SHARE