ECONOMICS

Kembangkan Kampung Haji, Danantara Bangun 11 Menara Baru di Makkah

Kunthi Fahmar Sandy 27/10/2026 01:00 WIB

Danantara berencana membangun 11 menara tambahan di Makkah, Arab Saudi, dalam dua tahun ke depan untuk mengembangkan kawasan Kampung Haji Indonesia.

Kembangkan Kampung Haji, Danantara Bangun 11 Menara Baru di Makkah (FOTO:Dok Kst

IDXChannel - Danantara berencana membangun 11 menara tambahan di Makkah, Arab Saudi, dalam dua tahun ke depan untuk mengembangkan kawasan Kampung Haji Indonesia.

Rencana tersebut merupakan bagian dari pengembangan investasi properti Indonesia di kota suci itu, dengan nilai investasi yang disebut mencapai USD500 miliar atau setara dengan Rp9.066 triliun.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Investment Management sekaligus Chief Financial Officer (CFO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, mengatakan kepemilikan penuh atas Novotel Makkah Thakher City menjadi langkah awal Indonesia untuk memperluas investasi properti di Makkah. Hotel Novotel Makkah Thakher City sendiri berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjid Al-Haram.

“Kita adalah negara pertama di dunia yang mampu mendapatkan 100 persen kepemilikan di Makkah,” ujar Pandu dalam agenda Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIFF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Danantara menargetkan pembangunan 11 menara tambahan tersebut dapat direalisasikan dalam dua tahun ke depan. Adapun proyek ini sebagai salah satu investasi South-South, yang dapat membuka peluang untuk memperkenalkan budaya Indonesia di tingkat global.

Selain mengembangkan investasi properti di luar negeri, Danantara juga mengembangkan proyek strategis di dalam negeri, salah satunya adalah pengolahan sampah menjadi energi atau waste-to-energy melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Proyek PSEL berskala nasional tersebut memiliki nilai investasi sekitar USD5 miliar atau Rp90,66 triliun dan mencakup 33 kota. Menurutnya, proyek ini menjadi salah satu proyek didukung oleh pembiayaan yang memadai.

“Ini adalah salah satu proyek yang paling well-banked di Indonesia,” kata Pandu. Salah satu proyek yang telah berjalan berada di Bali dan saat ini mencapai progres pembangunan sekitar 20 persen. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2027 atau awal 2028. Sementara itu, delapan proyek PSEL lainnya diharapkan mulai memasuki tahap pembangunan pada kuartal I tahun depan.

Penulis: Magang-Kidung Dhia Fardheena

(kunthi fahmar sandy)

SHARE