ECONOMICS

Kemenkeu dan BI Sepakati Debt Switch SBN Rp173,4 Triliun di 2026

Nia Deviyana 21/02/2026 16:25 WIB

Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyepakati kebijakan debt switch Surat Berharga Negara (SBN) kembali diberlakukan pada tahun ini.

Kemenkeu dan BI Lanjutkan Debt Switch SBN Rp173,4 Triliun di 2026. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyepakati kebijakan debt switch Surat Berharga Negara (SBN) kembali diberlakukan pada tahun ini.

Dalam pelaksanaannya, BI akan membeli SBN di pasar sekunder dari pelaku pasar melalui mekanisme pertukaran SBN secara bilateral (bilateral debt switch) dengan pemerintah, yang dapat diperdagangkan di pasar (tradeable) dengan menggunakan harga pasar yang berlaku sesuai mekanisme pasar.

"Pelaksanaan transaksi debt switch SBN dengan Pemerintah pada 2026 direncanakan sesuai dengan jumlah SBN yang jatuh tempo tahun ini sebesar Rp173,4 triliun dan dilakukan secara bertahap terhadap SBN yang dimiliki Bank Indonesia dengan setelmen sebelum jatuh tempo sesuai ketentuan yang berlaku," tulis BI dalam siaran pers, dikutip Sabtu (21/2/2026).

Adapun mekanisme pertukaran SBN secara bilateral antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia ini pernah dilakukan sebelumnya, termasuk pada 2021, 2022, dan 2025. 

Pelaksanaan lebih lanjut akan dikoordinasikan dari waktu ke waktu sebagaimana yang selama ini telah berjalan erat, dengan mempertimbangkan dinamika perkembangan ekonomi dan pasar keuangan baik domestik maupun global.

Kemenkeu dan BI memastikan penerbitan SBN oleh Pemerintah dan pembelian SBN dari pasar sekunder oleh BI akan dilakukan dengan berdasar kepada prinsip-prinsip kebijakan fiskal dan moneter yang pruden serta tetap menjaga disiplin dan integritas pasar (market discipline and integrity).

Penerbitan SBN akan didukung oleh pengelolaan portofolio utang yang menerapkan prinsip kehati-hatian serta manajemen risiko utang yang kuat sehingga dapat menjaga stuktur utang Pemerintah tetap sehat, aman dan berkesinambungan.

(NIA DEVIYANA)

SHARE