LippoLand Bidik Kebutuhan Hunian Keluarga di Tengah Pesatnya Ekonomi Karawang
LippoLand menghadirkan Brentwood Villas di kawasan Rolling Hills Karawang dengan konsep hunian vertikal dua dan tiga lantai.
IDXChannel - Pertumbuhan investasi dan aktivitas industri di Karawang mendorong kebutuhan hunian yang tidak hanya strategis, tetapi juga mampu mengakomodasi perubahan kebutuhan keluarga. Melihat peluang tersebut, LippoLand menghadirkan Brentwood Villas di kawasan Rolling Hills Karawang dengan konsep hunian vertikal dua dan tiga lantai.
Realisasi investasi Karawang mencapai Rp70,77 triliun sepanjang 2025, melampaui target Rp69,3 triliun. Tren tersebut berlanjut pada Semester I- 2026 dengan realisasi investasi Rp20,43 triliun dan penyerapan tenaga kerja sebanyak 15.030 orang. Perkembangan ekonomi ini turut membentuk kebutuhan tempat tinggal bagi masyarakat yang bekerja dan beraktivitas di kawasan tersebut.
Dari sisi pasar residensial, laporan Indonesia Residential Property Market Report 2026 H1 yang diterbitkan Pinhome mencatat pencarian rumah pada Semester I 2026 tumbuh 13 persen secara tahunan. Rumah baru dengan harga di bawah Rp2 miliar mencakup 87 persen dari total pencarian rumah baru, naik dari 82 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.
COO Karawang &VP Real Estate Strategy Development LippoLand, Fritz Jonathan Budi Atmodjo mengatakan, perkembangan kawasan industri turut mengubah ekspektasi masyarakat terhadap hunian. Menurut dia, konsumen kini membutuhkan rumah yang menggabungkan lokasi strategis, kenyamanan, tata ruang fungsional, dan fleksibilitas untuk mengikuti perubahan kebutuhan keluarga.
“Rumah perlu menawarkan lebih dari sekadar lokasi yang strategis, tetapi juga tata ruang yang fungsional, kenyamanan, dan fleksibilitas untuk mengakomodasi kebutuhan keluarga yang terus berkembang,” ujar Fritz dalam keterangan resmi, Senin (26/10/2026).
Menjawab kebutuhan tersebut, LippoLand mengembangkan Brentwood Villas di Rolling Hills Karawang dengan konsep vertical villas. Pengembang menawarkan Garden Villa dua lantai dengan harga khusus early bird mulai Rp1,15 miliar dan Peak Villa tiga lantai mulai Rp1,43 miliar. Sebagai pembanding, harga pasar kedua tipe tersebut masing-masing mulai Rp1,59 miliar dan Rp1,97 miliar. Harga merupakan harga kredit pemilikan rumah (KPR) dan belum termasuk pajak pertambahan nilai (PPN).
Konsep hunian vertikal ini dirancang untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang sekaligus memisahkan area bersama dan area privat. Pada tipe tiga lantai, misalnya, ruang dibagi menjadi Heritage Level untuk kebutuhan generasi yang lebih tua, Entertainment Level sebagai area berkumpul keluarga, serta Sanctuary Level untuk beristirahat dan belajar.
Pembagian ruang tersebut ditujukan untuk mengakomodasi kebutuhan keluarga lintas generasi dalam satu rumah, tanpa mengurangi keleluasaan setiap penghuni menjalankan aktivitasnya. Dengan demikian, desain hunian menjadi salah satu pendekatan pengembang dalam menjawab kebutuhan tempat tinggal yang berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat Karawang.
(Rahmat Fiansyah)