Masyarakat Berebut Pertalite, Kementerian ESDM Atur Alur Distribusi BBM Subsidi
Dirjen Migas mengakui bahwa konsumsi pertalite mengalami peningkatan pasca perubahan harga BBM RON92 pertamax, sehingga distribusinya diatur lebih lanjut.
IDXChannel - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaiman mengakui bahwa konsumsi pertalite mengalami peningkatan pasca perubahan harga BBM RON92 pertamax.
Ia mengatakan pihaknya menyiasati alur distribusi BBM subsidi agar peningkatan permintaan tidak sampai menimbulkan kelangkaan seperti yang sebelumnya terjadi di Provinsi Sumatera Utara beberapa waktu lalu.
Meski demikian, Laode mengatakan hingga saat ini belum ada pembahasan terkait wacana peningkatan kuota pertalite untuk mengimbangi peningkatan permintaan BBM subsidi tersebut di berbagai wilayah.
"(Potensi peningkatan kuota pertalite) nah itu sedang di-manage (atur distribusi BBM subsidi). Kan kemarin juga salah satunya kita sedang menuntaskan masalah BBM di Sumatera Utara (masalah kelangkaan)," ujarnya saat ditemui di sela-sela acara Global Hydrogen Ecosystem 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Laode juga mengatakan hingga saat ini belum bisa dipastikan bahwa harga BBM non subsidi yang sebelumnya mengalami kenaikan dapat turun kembali. Sebab, BBM nonsubsidi harga jualnya tetap mengacu pada harga minyak mentah dunia atau ICP.
"Kita tidak membahas itu dulu ya (BBM non subsidi turun), jadi belum ada pembahasan mengenai itu. Kalau seperti turbo, dexlite, dan lainnya itu sudah mengikuti pola harga yang berlaku. Kalau misal crude -nya naik, dia ikut naik," tambahnya.
Adapun untuk mengamankan pasokan BBM subsidi, PT Pertamina (Persero) memastikan penyalurannya akan dikawal oleh aparat penegak hukum untuk menghindari kejadian serupa di Sumatera Utara tidak kembali terulang.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan dukungan aparat kepolisian berperan penting dalam menjaga kelancaran distribusi sehingga pasokan BBM dapat tiba di SPBU secara aman dan tepat waktu.
"Kami mengapresiasi dukungan penuh Polda Sumatera Utara yang terus bersinergi bersama Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kelancaran distribusi BBM. Pengamanan dan pengawalan yang diberikan membantu mempercepat proses penyaluran sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara optimal," ujar Fahrougi dalam keterangan resmi, Jumat (17/7/2026).
Menurut dia, pengawalan dilakukan terhadap mobil tangki yang menuju SPBU, disertai pengamanan di lokasi lembaga penyalur. Koordinasi juga terus diperkuat bersama jajaran kepolisian di berbagai wilayah untuk memastikan proses distribusi berjalan aman, tertib, dan tidak mengalami hambatan.
(Febrina Ratna Iskana)