Misi Dagang ke Indonesia, Kementan AS Boyong Keju California hingga Apel Washington
Kementerian Pertanian Amerika Serikat (AS) membawa misi perdagangan sejumlah komoditi unggulan ke Indonesia.
IDXChannel - Kementerian Pertanian Amerika Serikat (AS) membawa misi perdagangan sejumlah komoditi unggulan ke Indonesia.
Wakil Menteri Pertanian AS Luke J Lindberg bakal memulai diplomasinya di Tanah Air bersama 85 korporasi yang mewakili negeri Paman Sam, pada 2-5 Februari 2026.
Sebelum lawatan Wamen Pertanian AS, misi dagang pertanian lebih dulu digelar dalam sebuah festival bertajuk 'Rasa Amerika', dengan tagline 'From our farms, to your table', yang bakal berlangsung di kawasan Sarinah, Jakarta, pada 31 Januari-1 Februari 2026.
Konselor Pertanian Kedutaan Besar (Kedubes) AS untuk Indonesia Lisa Ahramjian mengatakan, festival yang bakal berlangsung menjadi cara AS mempromosikan produk pertaniannya sekaligus menjajakan yang terbaik cita rasa dan budaya Amerika.
"Kami akan menghadirkan segalanya mulai dari hidangan laut Alaska, keju California, hingga pel Washington. Kami juga akan menyediakan beras AS," kata Lisa dalam acara diskusi di Kedubes AS untuk Indonesia, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Tak ketinggalan, Lisa juga membeberkan penawaran komoditi AS juga berupa kacang-kacangan, daging sapi, kurma Medjool, kismis asal California, gandum dan kedelai. Selain itu, AS juga bakal mengajak pengunjung festival mengetahui seluk-beluk produksi pangan.
Kata Lisa, demo pangan ini turut dimeriahkan oleh koki asal Indonesia jebolan Master Chef. Para koki bakal memasak daging sapi asal AS dan diolah khas menu Nusantara.
"Kami akan mengadakan promosi realitas virtual, di mana orang-orang bisa melihat seperti apa tempat hidangan laut Alaska diproduksi, seperti apa bentuk perkebunan apel, dan seperti apa ladang gandum. Ini adalah tiga produk yang tidak benar-benar diproduksi di Indonesia, jadi ini adalah pengalaman luar biasa bagi orang Indonesia," ujar Lisa.
Kembali ke misi dagang, Lisa menekankan festival 'Rasa Amerika' di Sarinah pada akhir pekan ini bakal mengawali diplomasi AS. Diplomasi menargetkan pasar-pasar baru bagi bisnis sektor komoditi pangan AS, yang di kemudian hari berpotensi diversifikasi produk.
"Kami melihat ini sebagai kesempatan besar untuk memasukkan tambahan produk pertanian Halal AS ke pasar Indonesia. Jadi bisnis-bisnis AS yang datang untuk misi dagang ini, mereka akan mengadakan pertemuan dengan berbagai pembeli dan importir Indonesia dan mencari pembeli baru untuk produk mereka," kata Lisa.
(Dhera Arizona)