ECONOMICS

Paling Terdampak Pandemi, Ini yang Harus Dilakukan Industri Mamin Agar Bertahan

Anggie Ariesta 26/08/2021 17:17 WIB

Hampir semua sektor terkena dampak pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, tak terkecuali industri makanan dan minuman.

Paling Terdampak Pandemi, Ini yang Harus Dilakukan Industri Mamin Agar Bertahan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Hampir semua sektor terkena dampak pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, tak terkecuali industri makanan dan minuman. Hal itu terlihat dari upaya restrukturisasi model bisnis hingga perombakan brand secara keseluruhan.

Setelah berbagai macam cara dilakukan di masa pandemi, bisnis makanan dan minuman telah menemukan cara untuk menyesuaikan dan mempertahankan mata pencaharian mereka. Saat ini, berkolaborasi dengan public figure menjadi salah satu cara untuk ‘menarik’ perhatian para pelanggan.

Insights Manager Isentia Indonesia, Jessica Aditya, mengatakan, para pelaku bisnis bisa mencontoh restoran cepat saji McDonald's dengan menggandeng boy group BTS sebagai promosi.

"Popularitas boy grup Korea Selatan BTS telah melampaui batas di seluruh dunia dan menghasilkan kolaborasi dengan restoran cepat saji ternama, Mcdonald's. Dengan fansnya yang mengambil alih dunia, mereka memegang kendali semua engagement signifikan saat menyebut BTS,” katanya dalam Webinar bertajuk “IN THE KNOW : Understanding Trends As Critical For Cultural Organization Success” secara virtual, Kamis (26/8/2021).

Sebelumnya, kata Jessica, minuman soda asal Prancis dengan merek Lorina terjual habis di berbagai platform garis besar setelah para penggemar yaitu ARMY mengidentifikasi bahwa salah satu anggota BTS, bernama Jimin, meminum soda dalam trailer klip konsep.

"Ini bukan pertama kalinya insiden serupa terjadi pada merek yang di-endorse oleh anggota BTS. Industri makanan dan minuman dapat memanfaatkan endorser yang baik untuk meningkatkan citra merek dan penjualan, karena kesetiaan merek sangat dipicu oleh loyalitas penggemar kepada endorser, tanpa memandang kelompok usia," jelasnya.

Merek harus diingat meskipun tujuan utama sebagai endorser selebriti bisa menjadi jauh lebih besar dari merek yang bisa menjadi situasi yang menguntungkan jika tidak dijalankan dengan baik. (TYO)

SHARE