ECONOMICS

Pasokan LNG Global Anjlok 6 Persen Imbas Perang Iran, Harga Naik Tajam

Wahyu Dwi Anggoro 04/11/2026 06:45 WIB

Pasokan gas alam cair (LNG) global turun sekitar enam persen sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel memulai perang dengan Iran pada akhir Februari.

Pasokan LNG Global Anjlok 6 Persen Imbas Perang Iran, Harga Naik Tajam.

IDXChannel - Pasokan gas alam cair (LNG) global turun sekitar enam persen sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel memulai perang dengan Iran pada akhir Februari.

Dilansir dari The Wall Street Journal pada Rabu (4/11/2026), hal tersebut tertuang dalam laporan Global Gas Security Review 2026 yang diterbitkan oleh Badan Energi Internasional (IEA).

Pasokan LNG global diperkirakan turun tiga persen pada 2026, penurunan tahunan terbesar yang pernah tercatat.

Menurut IEA, krisis yang sedang berlangsung di Timur Tengah telah memberikan dampak signifikan terhadap pasar gas alam dan LNG global.

"Dari Maret hingga Oktober, pengiriman LNG dari Qatar dan Uni Emirat Arab mengalami penurunan lebih dari 60 miliar meter kubik secara tahunan," ungkap laporan tersebut.

Laporan itu menyebutkan bahwa penurunan tersebut sebagian diimbangi oleh peningkatan produksi LNG dari proyek-proyek baru di Amerika Utara dan Afrika, serta membaiknya ketersediaan gas umpan (feedgas) di antara produsen Afrika, Asia, dan Rusia.

"Hasilnya, produksi LNG di luar negara-negara Teluk Persia meningkat sebesar 14 persen, atau lebih dari 40 miliar meter kubik, dari Maret hingga Oktober secara tahunan. Peningkatan ini mengimbangi sekitar dua pertiga dari penurunan pasokan LNG yang berasal dari negara-negara Teluk Persia selama periode tersebut," ungkapnya.

"Secara keseluruhan, produksi LNG global turun sebesar 6 persen, atau sekitar 20 miliar meter kubik, dari Maret hingga Oktober dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu," demikian pernyataan dalam laporan tersebut.

Di tengah gangguan pasokan LNG yang melewati Selat Hormuz, harga gas di Asia dan Eropa mencapai tingkat tertinggi sejak krisis energi 2022-2023.  

Di Eropa, harga spot gas di hub TTF meningkat hampir 70 persen secara tahunan (year-on-year) dari Maret hingga Oktober. Harga LNG spot di Asia naik hampir 80 persen secara tahunan dalam periode yang sama.

(Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE