ECONOMICS

Pengamat Prediksi Pemudik Lewat Transportasi Udara Bakal Tembus 10 Juta Orang

Azfar Muhammad 16/04/2022 16:47 WIB

perkiraan Alvin ini juga meningkat sangat signifikan bila dibanding data pemudik jalur udara pada dua tahun lalu, atau sebelum pandemi COVID-19 melanda.

Pengamat Prediksi Pemudik Lewat Transportasi Udara Bakal Tembus 10 Juta Orang (foto: MNC Media)

IDXChannel - Pengamat Penerbangan , Alvin, memperkirakan sedikitnya lebih dari 10 juta pemudik bakal melakukan perjalanan mudik melalui jalur udara melalui pesawat udara dari berbagai bandar udara. 

Perkiraan ini melebihi proyeksi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang memprediksi jumlah pemudik lebaran 1433 H lewat jalur udara bakal sekitar sembilan juta penumpang.

Bahkan, perkiraan Alvin ini juga meningkat sangat signifikan bila dibanding data pemudik jalur udara pada dua tahun lalu, atau sebelum pandemi COVID-19 melanda, yang hanya di kisaran tujuh juta penumpang saja.

“Jadi untuk angkutan udara tahun ini kan Kementerian Perhubungan memperkirakan hampir sembilan juta (pemudik). Saya sih menurut prediksi antara sembilan sampai 10 juta, sebab mulai akhir pekan ini saja, long weekend ini, memasuki pekan ketiga puasa ini sudah banyak yang mudik dan  mengambil cuti dan start mudik lah,”kata Alvin Lie saat dihubungi MNC PORTAL, Sabtu (16/4/2022). 

Untuk antisipasi mudik jalur udara, Kemenhub tahun ini telah menyediakan sebanyak  327 Unit Pesawat 123 Kota,378 Rute, dan 11 Maskapai Penumpang dan tiga Maskapai Kargo. 

“Jadi dibanding dua tahun lalu, waktu itu ada  sekitar tujuh atau tujuh setengah juta (pemudik), dan ini adalah kenaikan yang signifikan, terutama karena sudah dua tahun tidak bisa mudik. Jadi yang biasanya tiap tahun tidak tiap tahun mudik pun sekarang dipastikan mereka mudik ya karena sudah lama tidak ketemu sama keluarga,” ungkapnya.

Dengan adanya kebijakan pemerintah yaitu menghapuskan tes fisik maupun antigen bagi yang sudah booster  ini dapat  mempermudah proses pemeriksaan dan mendorong antusias mudik.

“Sekarang  juga sangat mudah  pedulilindungi sudah tidak perlu validasi dan sebagainya secara fisik di bandara sedangkan yang belum Booster juga cukup tes antigen ini sangat memudahkan semuanya,” ungkapnya.

Sebelumnya. Kementerian Perhubungan merilis jumlah masyarakat yang pulang kampung diperkirakan mencapai 85,5 juta. Angka ini meningkat 3 kali lipat dibanding jumlah pemudik tahun 2019. 

“Antusiasme masyarakat ini wajar karena selama dua tahun pemerintah sangat membatasi pemudik karena pandemi Covid-19,” tandasnya. (TSA)

SHARE