ECONOMICS

Penyaluran Kredit Masih Menumpuk di Jawa, Airlangga Soroti Peran TKD

Rohman Wibowo 22/10/2026 19:27 WIB

Penyaluran kredit masih terkonsentrasi di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Penyaluran Kredit Masih Menumpuk di Jawa, Airlangga Soroti Peran TKD (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, implementasi kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) memiliki korelasi erat terhadap laju penyaluran kredit.

Saat ini porsi penyaluran kredit masih terkonsentrasi di Pulau Jawa yang tercermin dari tingginya penyerapan pembiayaan perbankan di tiga provinsi utama yakni Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.

"Berbagai daerah melakukan penyaluran kredit, antara lain Jawa Tengah Rp45,46 triliun atau hampir 17 persen, Jawa Timur Rp41,84 triliun atau 16,23 persen, dan Jawa Barat Rp27,76 triliun atau 10 persen. Kemudian Sumatera Utara Rp14,8 triliun atau 5,7 persen serta Sulawesi Selatan Rp14,65 triliun atau 5,68 persen," ujar Airlangga dalam forum Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Di luar wilayah barat dan tengah, pemerintah memastikan distribusi pembiayaan mulai merambah kawasan Indonesia Bagian Timur untuk menekan kesenjangan permodalan antarwilayah. 

Realisasi penyaluran kredit di Kawasan Timur tercatat mengalir ke Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar Rp2,6 triliun, Papua sebesar Rp1,76 triliun, serta Maluku senilai Rp1 triliun.

Airlangga menegaskan, optimalisasi kebijakan fiskal pusat dan daerah dirancang agar likuiditas pembiayaan tidak semata menumpuk di sentra industri besar, melainkan mampu menjangkau pelosok negeri. 

"Sekaligus kita juga menjangkau wilayah Indonesia Bagian Timur, sehingga TKD terus memperluas pembiayaan dan mendukung program prioritas pemerintah, sekaligus mendorong inklusi keuangan untuk pemerataan ekonomi rakyat," kata Airlangga.

(DESI ANGRIANI)

SHARE