Perkuat Kapabilitas Strategis Eksekutif, Inspark dan CRMS Luncurkan NALAR Strategic Series
Inspark Indonesia dan Center for Risk Management and Sustainability (CRMS) menjalin kemitraan strategis melalui peluncuran NALAR Strategic Series.
IDXChannel - Ketidakpastian geopolitik, perkembangan kecerdasan artifisial (AI) yang semakin pesat, tekanan keberlanjutan, hingga disrupsi model bisnis mengubah cara perusahaan dalam mengambil keputusan. Dalam kondisi tersebut, kemampuan berpikir strategis menjadi salah satu faktor penting bagi organisasi untuk bertahan dan memenangkan persaingan di masa depan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Inspark Indonesia dan Center for Risk Management and Sustainability (CRMS) menjalin kemitraan strategis melalui peluncuran NALAR Strategic Series. Program ini merupakan rangkaian lokakarya eksekutif yang dirancang untuk membantu para pengambil keputusan memperkuat kemampuan berpikir dan mengeksekusi strategi di tengah lingkungan bisnis yang semakin kompleks.
Penandatanganan kerja sama dilakukan pada Jumat (4/9/2026) di Kantor CRMS Jakarta oleh Founder & CEO Inspark Indonesia, Wahyu T. Setyobudi dan Direktur CRMS Indonesia, Aldi Ardilo.
NALAR Strategic Series merupakan forum pembelajaran eksekutif yang menggabungkan perspektif strategi, inovasi, risiko, dan keberlanjutan. Program tersebut ditujukan bagi direksi, komisaris, eksekutif senior, kepala divisi, serta pemimpin organisasi yang berperan dalam merumuskan dan mengimplementasikan keputusan strategis.
Sejumlah topik yang akan diangkat dalam rangkaian lokakarya tersebut meliputi AI Powered Corporate Strategy, Strategic Foresight & Scenario Planning, Business Model Reinvention, Strategic Partnership & Business Ecosystem Orchestration, serta Transforming ESG Strategy into Sustainable Value Creation.
Sebagai lembaga yang berfokus pada strategi korporasi, inovasi, dan keberlanjutan, Inspark Indonesia telah mengembangkan sejumlah model manajemen, antara lain Inspark Model of Corporate Innovation, Adaptive Enterprise Model, Intergenerational Leadership, dan Augmented Intelligence for Managers. Sementara itu, CRMS dikenal sebagai salah satu institusi di Indonesia yang bergerak di bidang manajemen risiko dan keberlanjutan serta memiliki pengalaman mendampingi berbagai organisasi nasional maupun internasional.
Founder & CEO Inspark Indonesia Wahyu T. Setyobudi mengatakan dunia bisnis saat ini membutuhkan pemimpin yang mampu melihat jauh ke depan sekaligus mengambil keputusan secara tepat.
"Dunia bisnis saat ini telah dilanda disrupsi yang terus-menerus. Ibarat berlayar, seorang eksekutif harus menahkodai kapal melalui turbulensi dan karang-karang tajam. Oleh karena itu, kemampuan berpikir strategik seorang pemimpin perusahaan harus selalu diasah. NALAR Strategic Series ini merupakan inisiatif kolaborasi CRMS dan Inspark Indonesia yang diharapkan memberi warna baru dan pendekatan-pendekatan segar untuk membantu para eksekutif melalui kondisi sulit ini dengan selamat," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (7/9/2026).
Sementara itu, Executive Client Consultant NALAR by CRMS, Nizza menilai kolaborasi tersebut merupakan upaya untuk menghadirkan nilai tambah bagi komunitas bisnis di Indonesia.
"Kerja sama ini merupakan kolaborasi antara dua institusi yang bereputasi untuk memberikan value kepada para eksekutif di Indonesia. Harapannya, NALAR Strategic Series dapat menjadi partner bertumbuh bagi dunia bisnis Indonesia dan membantu para pemimpin organisasi menghadapi tantangan yang semakin kompleks," katanya.
Selain mengedepankan materi yang aktual, NALAR Strategic Series menggunakan pendekatan pembelajaran yang interaktif dan aplikatif melalui studi kasus, simulasi, diskusi strategis, serta pertukaran pengalaman antarpeserta. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh wawasan konseptual, tetapi juga perspektif praktis yang dapat diterapkan secara langsung di organisasi masing-masing.
Melalui kolaborasi tersebut, Inspark Indonesia dan CRMS berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat kualitas kepemimpinan, meningkatkan ketangguhan organisasi, serta mendorong lahirnya keputusan strategis yang mampu menciptakan nilai berkelanjutan bagi dunia usaha Indonesia.
(Rahmat Fiansyah)