ECONOMICS

Pertamina Beri Diskon 10 Persen untuk Avtur, Berlaku di 37 Bandara

Tangguh Yudha 25/02/2026 15:02 WIB

Pertamina akan memberikan diskon 10 persen untuk pembelian avtur dalam rangka mendukung stimulus ekonomi selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.

Pertamina Beri Diskon 10 Persen untuk Avtur, Berlaku di 37 Bandara. (Foto: Dok. Pertamina)

IDXChannel - PT Pertamina (Persero) akan memberikan diskon sebesar 10 persen untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis avtur dalam rangka mendukung stimulus ekonomi selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. 

Vice President Aviasi Fuel Business Pertamina, Yosef Iswadi menjelaskan, langkah itu merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas kementerian yang meminta dukungan BUMN untuk mendorong aktivitas ekonomi selama momen hari besar keagamaan.

“Kami dari Pertamina telah mendukung untuk memberi. Sama seperti kegiatan Nataru, RAFI tahun lalu, Pertamina telah diminta memberikan diskon harga avtur 10 persen,” ujar Yosef di Aviation Fuel Terminal (AFT) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (25/2/2026).

Dia mengatakan diskon 10 persen untuk avtur ini akan berlaku pada 14-29 Maret 2026 dan diterapkan di 37 bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura di seluruh Indonesia.

Menurut Yosef, kebijakan ini berpotensi menjadi agenda rutin tahunan pemerintah dalam mendukung mobilitas masyarakat saat periode Ramadan dan Idulfitri. Ia menegaskan bahwa pemberian diskon tidak akan memengaruhi kualitas layanan maupun ketahanan stok avtur nasional.

"Kegiatan diskon 10 persen ini memang sepertinya akan menjadi kegiatan rutin tahunan pemerintah yang didukung oleh semua BUMN, dan diskon 10 persen ini tidak mengurangi layanan kita kepada pelanggan, baik dari sisi layanan operasional kita, refueling kita, maupun dari sisi ketahanan stok Avtur secara nasional di seluruh Indonesia," ujar dia.

Selain memberikan diskon avtur, Pertamina juga akan memperpanjang jam operasional avtur menjadi 24 jam. Yosep menyampaikan, Pertamina telah menyiapkan sarana dan fasilitas pendukung serta sumber daya manusia (SDM) agar layanan tetap optimal dan andal.

"Kita juga telah memperkuat engagement kita dengan stakeholder bandara, khususnya apabila ada perubahan-perubahan jam operasional bandara sampai ke 24 jam. Karena memang masa lebaran ini banyak extra flight yang muncul di beberapa bandara yang kegiatan jam operasionalnya bisa berubah sampai 24 jam," lanjut Yosef.

(Febrina Ratna Iskana) 

SHARE