ECONOMICS

Produksi Pertamina Hulu Rokan Bertambah 1.274 Barel per Hari dari Sumur Minyak Baru

Dhera Arizona Pratiwi 16/02/2026 12:19 WIB

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil melakukan uji produksi pertama dari sumur Libo SE #86 di Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Produksi Pertamina Hulu Rokan Bertambah 1.274 Barel per Hari dari Sumur Minyak Baru. (Foto PHR)

IDXChannel – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil melakukan uji produksi pertama dari sumur Libo SE #86 di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Sumur tersebut mampu menghasilkan hingga 1.274 barel minyak per hari (BOPD) pada awal 2026 ini dan menjadi tonggak penting bagi pengembangan lapangan minyak di Blok Rokan.

Pencapaian ini tergolong istimewa karena hasil produksi menunjukkan angka 0 persen Water Cut, yang artinya hidrokarbon yang keluar dari perut bumi tersebut murni minyak tanpa tercampur air.

GM Zona Rokan Andre Wijanarko mengatakan, kesuksesan sumur Libo SE #86 bukan sekadar keberuntungan. PHR menerapkan strategi teknis yang presisi dan inovatif untuk memaksimalkan potensi di lapisan Top Menggala pada kedalaman 5.680 kaki dan dengan maksimal permeabilitas (perm) 2.2 Darcy.

Beberapa kunci keberhasilan teknis yang diterapkan antara lain yakni selective perforation atau metode pelubangan pipa sumur secara selektif untuk memastikan minyak mengalir dari titik kedalaman reservoir yang paling potensial. Kemudian optimasi pompa ESP, berupa penggunaan pompa listrik rendam dengan laju rendah yang disesuaikan dengan karakteristik laju produksi optimal sumur.

Pemasangan alat canggih berupa kombinasi Advanced Gas Handler (AGH) di pompa bawah permukaan dan Gas Separator di fasilitas permukaan untuk memastikan aliran minyak tetap stabil meskipun terdapat kandungan gas (gassy condition).

“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa dengan inovasi teknologi dan kerja keras Perwira PHR, Blok Rokan masih memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan energi nasional Indonesia,” katanya dalam pernyataan resminya, Senin (16/2/2026).

Atas dasar hal itu, PHR berkomitmen terus meningkatkan produksi migas nasional dengan melakukan pengeboran berkelanjutan di area yang sama. Saat ini, tim di lapangan tengah bergerak cepat melakukan pengeboran sumur Libo SE #88 di lokasi wellpad yang sama.

Total masih terdapat empat sumur tambahan yang akan segera dibor (infill drilling) sebagai tindak lanjut keberhasilan pengeboran Libo SE #86 ini yang bertujuan untuk mengangkat potensi minyak di area Libo SE secara maksimal. Kolaborasi lintas fungsi dari Tim SSDP, Tim DWI, Tim PTE, Tim P&O dan Tim Land-CorSec menjadi kunci utama untuk keberhasilan pengeboran ini ke depannya.

“Semoga ke depannya, PHR dapat terus membuktikan keandalan operasi dengan tetap menjaga aspek HSE untuk ketahanan energi,” kata dia.

(Dhera Arizona)

SHARE