ECONOMICS

Realisasi Belanja Pemprov DKI Jakarta Capai 13,97 Persen hingga Maret, Tetinggi Sejak 2021

Jonathan Simanjuntak 17/04/2026 13:38 WIB

Pemprov DKI Jakarta mencatat realisasi belanja daerah pada triwulan I-2026 mencapai 13,97 persen. Angka ini diklaim yang tertinggi dalam lima tahun.

Realisasi Belanja Pemprov DKI Jakarta Capai 13,97 Persen hingga Maret, Tetinggi Sejak 2021. (Foto: Jonathan Simanjuntak/iNews Media Group)

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan realisasi belanja daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada triwulan I-2026 mencapai 13,97 persen. Angka ini diklaim yang tertinggi dalam lima tahun terakhir atau sejak 2021.

"Realisasi hingga 31 Maret ini sebagai berikut, yaitu pendapatan daerah sebesar Rp9,57 triliun atau 13,39 persen, kemudian belanja daerah 13,97 persen atau Rp10,38 triliun," ujar Pramono dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Dalam periode yang sama, kata Pramono, realisasi penerimaan pembiayaan mencapai Rp5,82 triliun atau 58,92 persen dari target. Sementara, realisasi pengeluaran pembiayaan mencapai Rp243,2 miliar atau 3,45 persen dari target.

"Penerimaan pembiayaan sebesar 58,92 persen atau Rp5,82 triliun. Pengeluaran pembiayaan realisasinya sebesar Rp243,2 miliar atau 3,45 persen," ujar Pramono.

Sementara, total 94.798 paket pengadaan telah diselesaikan oleh Pemprov DKI Jakarta. Pramono meminta agar pengadaan yang sudah diagendakan dipercepat agar realisasi APBD Pemprov DKI Jakarta bisa berjalan dengan sehat dan baik.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Michael Rolandi, mengatakan capaian belanja daerah pada periode triwulan I-2026 merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Rolando memaparkan pada 2022, realisasi anggaran hanya mencapai 9,96 persen. Sementara pada 2023, realisasi mencapai 9,86 persen, 2024 mencapai 10,31 persen, dan pada 2025 mencapai 13,19 persen.

"Posisi belanja daerah kita itu di 13,97 persen di triwulan pertama, ini dalam lima tahun pertama adalah tertinggi yang bisa dicapai," ungkap Rolando.

(Febrina Ratna Iskana)

SHARE