Siap Perluas Pasar, Elnusa (ELSA) Kembangkan Inovasi Semen Slurry Merah Putih
PT Elnusa Tbk (ELSA) mengumumkan pengembangan inovasi produk semen Slurry Merah Putih. Langkah ini diambil untuk memperluas jangkauan pasar.
IDXChannel - Anak usaha Pertamina Hulu Energi (PHE), PT Elnusa Tbk (ELSA) mengumumkan pengembangan inovasi produk semen Slurry Merah Putih. Langkah ini diambil untuk memperluas jangkauan pasar.
Direktur Utama Elnusa Bachtiar Soeria Atmadja mengungkapkan, inovasi pertama dari Slurry Merah Putih Elnusa telah diterapkan pada delapan sumur di lapangan Tunu, Blok Mahakam.
Inovasi karya anak bangsa ini, terang Bachtiar, bermula dari permasalahan yang ditemui salah satu klien Elnusa yaitu Pertamina Hulu Mahakam (PHM) di Wilayah Kerja (WK) Mahakam.
“Semen Slurry Merah Putih ini sudah memberikan value added yang luar biasa bagi PHM. Dari sisi safety bisa terjaga dari efek shallow gas zone yang bisa berbahaya,” kata Bachtiar dalam keterangan resmi di keterbukaan informasi, dikutip pada Sabtu (31/8/2024).
Bachtiar mengungkapkan, dari sisi biaya, dapat mengurangi biaya cementing yang lebih murah dari produk lain di pasaran.
“Yang ketiga, ini adalah karya anak bangsa, original produk Elnusa dengan memanfaatkan material-material yang mayoritas produk lokal juga,” katanya.
Secara teknis, pengembangan baru ini didesain untuk dapat menutup atau memblok zona shallow gas dan mengontrol tekanan sumur. Dalam kegiatan pengeboran sumur migas, setelah sumur dilakukan pengeboran maka akan dipasang casing/selubung. Tantangannya, casing tersebut pada dasarnya tidak ada ikatan dengan formasi atau batuan di belakangnya.
Kondisi ini berpotensi membuat casing rawan terangkat oleh tekanan/aliran hydrocarbon ataupun fluida dari dalam formasi, karena itu casing perlu disemen dengan semen slurry yang sesuai untuk menutup aliran yang berpotensi membahayakan tersebut.
Pemanfaatan semen Slurry Merah Putih, paparnya, juga cocok diterapkan untuk membantu meningkatkan produksi migas. Seperti diketahui, banyak lapangan migas saat ini yang sudah mature dan produksinya cenderung depleted atau menurun.
“Berkat inovasi Slurry Merah Putih ini pengeboran tetap aman dilakukan dengan spesifikasi teknis yang lebih tinggi, namun tetap ekonomis,” kata dia.
(Dhera Arizona)