ECONOMICS

Surplus Perdagangan Rusia Naik 20 Persen Sepanjang 2024 di Tengah Sanksi Barat

Wahyu Dwi Anggoro 11/09/2024 13:10 WIB

Surplus perdagangan Rusia naik 20,2 persen secara tahunan menjadi USD87,9 miliar pada Januari-Juli 2024, menurut data ekspor-impor Layanan Bea Cukai Federal.

Surplus Perdagangan Rusia Naik 20 Persen Sepanjang 2024 di Tengah Sanksi Barat. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Surplus perdagangan Rusia naik 20,2 persen secara tahunan menjadi USD87,9 miliar pada Januari-Juli 2024, menurut data ekspor-impor Layanan Bea Cukai Federal (FCS).

Dilansir dari Interfax pada Rabu (11/9/2024), ekspor Rusia meningkat 0,7 persen menjadi USD241,0 miliar, sementara impor menurun 7,8 persen menjadi USD153,1 miliar.

Berdasarkan mitra dagang, ekspor ke Eropa pada Januari-Juli 2024 menurun 30,6 persen menjadi USD37,4 miliar. Ekspor ke Asia mencapai USD181,6 miliar, naik 8,5 persen.

Ekspor ke Afrika mencapai USD14,3 miliar, melonjak 27,1 persen. Ekspor ke Benua Amerika meningkat 13,5 persen menjadi USD7,6 miliar.

Sementara itu, impor dari Eropa turun 11,6 persen menjadi USD41,5 miliar pada Januari-Juli 2024. Impor dari Asia turun 5,9 persen menjadi USD101,1 miliar.

Impor dari Afrika turun 2,6 persen menjadi USD2,0 miliar dan impor dari Amerika turun 12,3 persen menjadi USD8,1 miliar.

Ekspor produk mineral Rusia mencapai USD150,5 miliar pada Januari-Juli 2024, meningkat 3,6 persen. Ekspor logam dan produk logam turun 3,8 persen menjadi USD32,8 miliar. 

Rusia memiliki surplus perdagangan sebesar USD140 miliar sepanjang 2023, turun 58,5 persen dari USD337,2 miliar di tahun sebelumnya. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE