ECONOMICS

Total Laba Perusahaan AS Melonjak Rp7.000 Triliun pada Kuartal II-2026, Rekor Tertinggi

Wahyu Dwi Anggoro 30/08/2026 15:10 WIB

Total laba perusahaan Amerika Serikat (AS) naik USD400 miliar, sekitar Rp7.000 triliun, pada kuartal II-2026.

Total Laba Perusahaan AS Melonjak Rp7.000 Triliun pada Kuartal II-2026, Rekor Tertinggi. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Total laba perusahaan Amerika Serikat (AS) naik USD400 miliar, sekitar Rp7.000 triliun, pada kuartal II-2026 dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.

Dilansir dari Investopedia pada Minggu (31/8/2026), ini merupakan peningkatan terbesar dalam sejarah.

Rekor tersebut didorong antara lain oleh pengembalian tarif yang diterima perusahaan pada Mei dan Juni. Menurut lembaga think tank The Tax Foundation, angkanya mencapai sekitar USD71 miliar.

"Pengembalian dana tersebut, bersama dengan IPO SpaceX pada Juni, mungkin telah meningkatkan laba secara artifisial," kata Kepala Ekonom First Trust Brian Wesbury.

Faktor lain di balik lonjakan keuntungan adalah perusahaan-perusahaan menaikkan harga produk dan jasa mereka tanpa meningkatkan upah pekerja.

"Sumber kenaikan keuntungan adalah kenaikan harga," kata Kepala Penasihat Ekonomi Brean Capital, John Ryding.

"Deflator harga untuk keuntungan perusahaan domestik non-keuangan naik 4,3 persen secara tahunan, sementara biaya tenaga kerja per unit hanya meningkat sebesar 0,4 persen. Inflasi memang menjadi masalah, tetapi tekanan biaya tenaga kerja sama sekali tidak ada," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE