UMKM Indonesia Naik Kelas Jika Manfaatkan Teknologi untuk Perluas Pasar
Lebih dari 82 persen penduduk Indonesia telah memiliki akses internet, sementara jumlah pengguna internet aktif mencapai lebih dari 235 juta orang.
IDXChannel - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI mengatakan posisi ekonomi digital Indonesia yang terbesar di Asia Tenggara menjadi peluang besar bagi UMKM untuk naik kelas.
"Salah satu caranya melalui pemanfaatan teknologi dan perluasan pasar," kata Asisten Deputi Kemitraan Rantai Pasok dan Pemasaran Usaha Kecil Kementerian UMKM Yogia Prihartiny, Jumat (19/6/2026).
Dia menambahkan, Indonesia saat ini berada pada momentum strategis perkembangan ekonomi digital dengan nilai diperkirakan sekitar 100 miliar dolar AS dan tetap jadi salah satu terbesar di Asia Tenggara.
Menurutnya, lebih dari 82 persen penduduk Indonesia telah memiliki akses internet, sementara jumlah pengguna internet aktif mencapai lebih dari 235 juta orang yang menjadi pasar potensial bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk dan jasa secara digital.
Selain itu, jumlah pengguna aktif perdagangan elektronik di Indonesia diproyeksikan mencapai 206 juta hingga lebih dari 215 juta orang, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar digital dan pengguna belanja daring terbesar di kawasan Asia.
“Potensi ini menjadi peluang bagi pengusaha UMKM kita untuk naik kelas," katanya.
"Era digital menjadikan daya saing tidak hanya ditentukan oleh lokasi usaha, tetapi juga kemampuan memanfaatkan inovasi teknologi, data, dan jaringan digital,” lanjutnya.
Pertumbuhan ekonomi digital nasional ditopang pesatnya perkembangan perdagangan elektronik, layanan transportasi dan pengantaran berbasis digital, pembayaran digital, serta berbagai inovasi teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan masyarakat.
Transformasi digital, kata dia, memungkinkan UMKM meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, mengoptimalkan pengelolaan data dan informasi, serta memperkuat kolaborasi dan kemitraan untuk mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
"Digitalisasi diharapkan mampu mendorong UMKM berevolusi menjadi kekuatan ekonomi baru yang tidak hanya berdaya saing di pasar domestik," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)