ECOTAINMENT

Akuisisi Farmaku, Viva Apotek Kebut Ekspansi dan Perkuat Jaringan Gerai

Tangguh Yudha 17/04/2026 12:19 WIB

PT Sumber Hidup Sehat (VIVA Apotek) resmi mengakuisisi 100 persen saham jaringan apotek Farmaku.

Akuisisi Farmaku, Viva Apotek Kebut Ekspansi dan Perkuat Jaringan Gerai. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Sumber Hidup Sehat (VIVA Apotek) resmi mengakuisisi 100 persen saham jaringan apotek Farmaku. Langkah ini merupakan bagian dari strategi memperkuat posisi perusahaan di industri ritel farmasi nasional.

Direktur Utama VIVA Apotek Haryanto Winata mengatakan, melalui akuisisi ini, VIVA Apotek menargetkan perluasan jaringan sekaligus peningkatan efisiensi operasional melalui integrasi distribusi dan sistem pengadaan.

Akuisisi Farmaku menjadi langkah strategis untuk memperkuat jaringan VIVA Apotek serta mendorong efisiensi operasional melalui integrasi distribusi dan teknologi. Kami melihat potensi sinergi yang kuat untuk mempercepat ekspansi dan memperluas akses layanan farmasi modern bagi masyarakat,” ujar dia dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).

Selain memperluas jaringan, Haryanto mengungkapkan, akuisisi ini juga diarahkan untuk memperkuat penetrasi pasar di segmen menengah ke atas (middle-up) yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan tinggi di sektor ritel kesehatan.

VIVA Apotek membidik sejumlah sinergi strategis, seperti percepatan ekspansi jaringan, optimalisasi sistem distribusi, peningkatan peluang cross-selling produk kesehatan, serta efisiensi operasional melalui skala ekonomi.

Direktur Utama Farmaku Iswandi Simardjo menyambut positif aksi korporasi ini. Menurutnya, bergabung dengan VIVA Apotek membuka peluang pengembangan bisnis yang lebih luas.

“Menjadi bagian dari VIVA Apotek merupakan tonggak strategis bagi Farmaku. Perpaduan inovasi teknologi dan layanan digital Farmaku dengan kekuatan infrastruktur ritel VIVA Apotek akan menciptakan ekosistem omnichannel kesehatan yang terintegrasi dan mudah diakses masyarakat,” katanya.

Hingga akhir 2025, VIVA Apotek telah mengoperasikan 115 gerai di 44 kota dan kabupaten di Indonesia. Dengan bergabungnya Farmaku, jumlah gerai meningkat menjadi 125 unit di wilayah yang sama.

Ke depan, perusahaan juga ditargetkan dapat memperkuat strategi omnichannel melalui integrasi toko fisik dan platform digital, termasuk layanan WhatsApp Commerce yang memungkinkan pelanggan terhubung dengan jaringan apotek secara real-time.

Untuk diketahui, Farmaku saat ini mengoperasikan 10 gerai apotek dengan penjualan tahunan sekitar Rp110 miliar.

(Dhera Arizona)

SHARE