ECOTAINMENT

Deretan Oleh-Oleh yang Wajib Diburu di Dubai, Cokelat Viral hingga Madu Khas Arab

Armydian Kurniawan 20/08/2026 16:44 WIB

Dubai punya banyak pilihan untuk menjalani pengalaman snackpacking.

Deretan Oleh-Oleh yang Wajib Diburu di Dubai, Cokelat Viral hingga Madu Khas Arab. (Foto: Dubai Department of Economy & Tourism)

IDXChannel—Cokelat viral hingga madu lokal bisa menjadi buruan menarik saat liburan di Dubai. Pilihan camilan ini membawa wisatawan mengenal karakter kuliner kota tersebut.

Pengalaman berburu makanan juga kini berkembang menjadi bagian dari perjalanan. Tren itu dikenal sebagai snackpacking dan semakin populer di kalangan wisatawan muda.  Berbeda dari tradisi oleh-oleh biasa, snackpacking menempatkan pengalaman sebagai bagian penting. 

Wisatawan mencari, mencicipi, lalu memilih makanan untuk dibawa pulang. Dubai punya banyak pilihan untuk menjalani pengalaman tersebut. Mulai cokelat kunafa viral hingga rempah dari pasar tradisional. Berikut tujuh pilihan yang bisa masuk daftar buruan.

Pilihan pertama adalah cokelat FIX Dessert Chocolatier yang viral di media sosial. Produk Can’t Get Knafeh of It memadukan cokelat, pistachio, dan kataifi renyah. Kreasi tersebut terinspirasi dari kunafa, kudapan khas Timur Tengah. Popularitasnya membuat cokelat ini dikenal wisatawan dari berbagai negara. Harganya sekitar Rp300.000 per batang.

Berburu Rempah di Pasar Tradisional

Setelah berburu cokelat viral, perjalanan bisa berlanjut menuju Dubai Spice Souk. Pasar tradisional di Deira ini menawarkan pengalaman berburu cita rasa lokal. 

Rempah seperti saffron, kapulaga, kayu manis, dan kunyit mudah ditemukan. Kacang, buah kering, teh herbal, serta bunga kering juga tersedia. Paket camilan kecil dijual mulai sekitar Rp29.000 per kemasan.

Pilihan ketiga adalah kacang dan minuman khas dari Al Rifai. Toko ini menyediakan kurma, kacang, kopi, dan berbagai jenis teh. Tehnya hadir dengan sentuhan saffron, thyme, mawar, hingga kapulaga. Pilihan kopi mencakup kopi Arab, Brasil, serta drip Ethiopia. Harganya berkisar Rp100.000–Rp260.000 per kemasan.

Berikutnya, wisatawan bisa mencari cokelat dengan sentuhan rasa Timur Tengah. DAIMA menghadirkan kreasi berbahan kurma, pistachio, baklava, dan kunafa. Harga koleksi premiumnya mulai AED53 hingga lebih dari AED375. 

Sementara itu, Mirzam Chocolate menawarkan pengalaman bean-to-bar di Al Quoz 3. Harga cokelat batangan Mirzam berkisar Rp200.000–Rp300.000 per kemasan.

Mirzam juga memungkinkan pengunjung melihat proses pembuatan cokelat. Beberapa kelas bahkan memungkinkan wisatawan membuat cokelat sendiri. 

Bahan khas seperti kurma, kapulaga, saffron, mawar, dan rempah turut digunakan. DAIMA tersedia di Dubai Hills Mall, Dubai Mall, dan Dubai Festival City. Mirzam Chocolate Makers Factory & Store berada di kawasan Al Quoz 3.

Madu Arab

Pilihan berikutnya datang dari Hatta Honey yang menawarkan madu khas Uni Emirat Arab. Jenisnya mencakup Sidr, Ghaf, Samar, Mangrove, hingga Wildflower. Harga madu berkisar Rp220.000–Rp1,2 juta. 

Wisatawan juga dapat mengunjungi Hatta Honeybee Garden and Discovery Centre. Tempat ini berada di kawasan Hatta, Dubai, dekat Pegunungan Al Hajar.

Pusat tersebut berdiri sejak 2018 dengan luas mencapai 16.000 meter persegi. Di dalamnya terdapat lebih dari 300 sarang lebah aktif. Ratusan pohon asli seperti Samar, Ghaf, dan Sidr juga tumbuh di kawasan tersebut. 

Pengunjung dapat mempelajari perlebahan berkelanjutan sekaligus proses produksi madu. Pengalaman ini membuat oleh-oleh terasa lebih dekat dengan sumbernya.

Pada akhirnya, snackpacking membuat berburu oleh-oleh terasa seperti bagian perjalanan. Cokelat viral memberi pengalaman mengikuti perkembangan kuliner Dubai. Spice Souk mempertemukan wisatawan dengan tradisi perdagangan rempah yang masih hidup. 

Sementara madu dan cokelat lokal menawarkan cerita dari balik proses produksinya. Jadi, jangan heran jika koper pulang membawa lebih banyak cerita daripada sekadar suvenir.

(Nadya Kurnia)

SHARE