ECOTAINMENT

Hingga Februari 2026, Liburan Luar Negeri Masyarakat Indonesia Turun 2,38 Persen

Annastasya Rizqa 10/04/2026 13:21 WIB

Jumlah perjalanan wisata luar negeri masyarakat Indonesia menurun selama dua bulan pertama 2026.

Hingga Februari 2026, Liburan Luar Negeri Masyarakat Indonesia Turun 2,38 Persen. (Foto: Istimewa)

IDXChannelKementerian Pariwisata mencatat penurunan jumlah orang Indonesia yang berlibur ke luar negeri. Hingga Februari, kementerian melaporkan penurunan perjalanan wisata luar negeri nasional sebesar 2,38 persen secara tahunan. 

Angka wisata luar negeri turis Indonesia selama dua bulan pertama tahun ini adalah 1,71 juta perjalanan. Sementara pada bulan Februari saja, jumlah perjalanan wisata luar negeri para wisatawan Indonesia menurun sebesar 7,64 persen secara tahunan, yakni menjadi 701.070 perjalanan. 

Sedangkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia justru tercatat meningkat. Yakni sebesar 7,7 persen secara tahunan hingga Februari 2026, angkanya mencapai 2,35 juta kunjungan. 

Data ini menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan dengan perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri. 

Pada Februari 2026, tercatat surplus sebesar 0,46 juta, sementara secara kumulatif Januari hingga Februari 2026 mencapai surplus 0,64 juta, yang turut mendukung pencapaian net devisa pariwisata nasional.

Kementerian Pariwisata turut melakukan peninjauan langsung di lebih dari 170 titik destinasi wisata di berbagai wilayah Indonesia untuk memastikan kesiapan destinasi, kualitas layanan, serta penerapan standar keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan.

“Kami optimistis bahwa dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat, pariwisata Indonesia akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian nasional serta kesejahteraan masyarakat,” ucap Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangan resminya, Kamis (9/4/2026).

Program Karisma Event Nusantara (KEN) menjadi salah satu strategi utama dalam mendorong pergerakan wisatawan. Pada 2026, program ini mendukung 125 event daerah di 38 provinsi. 

Hingga 1 April 2026, lima event telah terselenggara, antara lain Grebeg Sudiro di Jawa Tengah, Festival Perang Air di Riau, Festival Sahur-Sahur di Kalimantan Barat, Aceh Ramadhan Festival, dan Cap Go Meh Bogor Street Festival di Jawa Barat.


(Nadya Kurnia)

SHARE