ECOTAINMENT

Inilah Duta Besar Vatikan Pertama di Jakarta  

Ratih Ika Wijayanti 04/09/2024 13:21 WIB

Duta Besar Vatikan pertama di Jakarta diutus pada 1947 sebagai perantara penting antara Takhta Suci dan Pemerintah Indonesia yang saat itu baru terbentuk.

Inilah Duta Besar Vatikan Pertama di Jakarta. (Foto: MNC Media)  

IDXChannelDuta Besar Vatikan pertama di Jakarta diutus pada 1947 sebagai perantara penting antara Takhta Suci dan Pemerintah Indonesia yang saat itu baru terbentuk.

Dalam sejarahnya, hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Negara Vatikan memang terjalin baik. Hubungan ini terjalin sejak pengakuan Kemerdekaan Indonesia pada 1947. 

Vatikan tercatat sebagai negara Eropa pertama yang mengakui kemerdekaan Republik Indonesia, tepatnya terjadi pada 6 Juli 1947, kurang dari dua tahun setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945. Pengakuan ini ditandai dengan didirikannya Apostolic Delegate atau Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta

Lantas, siapakah Duta Besar Vatikan pertama di Jakarta? Simak ulasan lengkap IDXChannel sebagai berikut. 

Duta Besar Vatikan Pertama di Jakarta

Duta Besar Vatikan pertama di Jakarta adalah Georges Marie Joseph Hubert Ghislain de Jonghe d'Ardoye, seorang diplomat yang diutus oleh Kepala Negara Vatikan, Paus Pius XII. Dilansir dari laman Nunciature Indonesia, Rabu (4/9/2024), Paus Pius XII resmi mengangkat Uskup Agung de Jonghe d’Ardoye pada 6 Juli 1947 sebagai Delegasi Apostolik di Indonesia. 

Pada hari berikutnya, Paus Pius XII kemudian mengeluarkan Surat Apostolik untuk mendirikan Delegasi Apostolik di Indonesia. Selanjutnya, tiga minggu setelah pengangkatannya yakni pada Minggu 12 Juli 1947, Uskup Agung de Jonghe d’Ardoye pun tiba di Jakarta yang kala itu masih disebut Batavia.

Pada 6 Agustus 1947, Georges Marie Joseph Hubert Ghislain de Jonghe d'Ardoye menyerahkan surat pengantar yang ditandatangani oleh Mgr Tardini kepada Letnan Jenderal Hindia Belanda, Hubertus Johannes van Mook. Barulah pada 4 Januari 1950, Takhta Suci Vatikan menginstruksikan kepada perwakilannya untuk menyampaikan bahwa pihaknya mengakui Republik Indonesia Serikat.

Uskup Agung de Jonghe d’Ardoye diangkat sebagai Internuntius (setingkat Duta Besar) di Indonesia pada 16 Maret 1950. Setelah menerima surat-surat Kepercayaannya, ia pun menyerahkannya kepada Presiden Soekarno pada 6 April 1950 di Istana Negara. Selama masa tugasnya, ia berperan penting sebagai penghubung antara Takhta Suci Vatikan dan Pemerintah Indonesia yang kala itu baru terbentuk.

Itulah ulasan mengenai siapa Duta Besar Vatikan pertama di Jakarta yang menjadi tonggak penting hubungan diplomatik antara kedua negara.

SHARE