Jumlah Peserta Asian Games 2026 Bertambah, Jepang Tak Sanggup Penuhi Akomodasi
Penambahan jumlah atlet peserta tidak sesuai dengan kesepakatan tuan rumah dengan Jepang.
IDXChannel—Pemerintah lokal di Jepang selaku tuan rumah gelaran Asian Games 2026, mengaku tak sanggup memenuhi akomodasi, baik secara finansial dan ruang, untuk tambahan atlet peserta kompetisi olahraga se-Asia tersebut.
Melansir AFP (28/8/2026), awalnya, jumlah peserta atlet berikut tim yang akan mengikuti Asian Games 2026 pada 19 September hingga 4 Oktober adalah 15.000 orang. Namun, The Olympic Council of Asia (OCA) menambah jumlah peserta menjadi 17.000 orang.
Jumlah itu terdiri dari 11.000 peserta atlet dan 6.000 tim resmi. Jumlah keseluruhannya (17.000 orang) melampaui total kepesertaan pada kompetisi Olimpiade. Penambahan jumlah peserta ini dari dua cabang olahraga tambahan, yakni teqball dan padel.
OCA selaku penyelenggara Asian Games, menambah dua cabang olahraga pada Maret kemarin. Jepang selaku tuan rumah, tidak menyanggupi penyediaan fasilitas untuk tambahan peserta kompetisi.
“Perjanjian tuan rumah secara spesifik menyebutkan untuk delegasi 15.000 orang. Kami tidak menyiapkan budget lebih dari itu (untuk 15.000 orang),” tutur Presiden Komite Hideaki sekaligus Gubernur Prefektur Aichi, Hideaki Omura.
Omura mengatakan pihaknya tidak memiliki kapasitas budget, tenaga, dan ruang untuk memenuhi kebutuhan tambahan peserta Asian Games 2026. Sehingga, tidak ada area hunian khusus untuk peserta tambahan.
Kesulitan ini juga diungkapkan oleh Wali Kota Nagoya Ichiro Hirosawa yang mengatakan bahwa pihaknya sulit memenuhi kebutuhan tambahan peserta baik dari segi finansial ataupun kecukupan ruang.
Alih-alih menyediakan area hunian khusus layaknya yang diterima peserta lainnya, penyelenggara acara hanya dapat mengandalkan penyediaan kamar dengan kapal pesiar dan kontainer kayu temporer.
Penyelenggara memilih untuk menyediakan akomodasi temporer untuk menghemat biaya, yakni dengan menyewa kapal pesiar Italia Costa Serena. Sekitar 4.000–5.000 atlet akan tinggal di kapal selama event berlangsung.
Sementara 2.000 atlet akan tinggal di pondok bergaya kontainer kayu. Sisanya akan menginap di kamar hotel. Sebelumnya, Jepang juga sempat meminta agar OCA mengurangi jumlah peserta Asian Games tahun ini.
(Nadya Kurnia)