Meninggal Terjatuh dari Balkon Hotel, Simak Perjalanan Karier Liam Payne Eks Personel One Direction
Perjalanan karier Liam Payne menarik disimak. Sosoknya diketahui meninggal dunia pada Rabu,16 Oktober 2024 malam di usia 31 tahun.
IDXChannel - Perjalanan karier Liam Payne menarik disimak. Sosoknya diketahui meninggal dunia pada Rabu,16 Oktober 2024 malam di usia 31 tahun. Tubuhnya ditemukan setelah terjatuh dari balkon salah satu hotel di Buenos Aires, Argentina.
Pada 2010, Liam mengikuti audisi The X Factor dan kali ini menyanyikan Cry Me A River versi Michael Bublé. Penampilannya mendapat pujian dari juri, termasuk Simon Cowell yang kemudian memutuskan untuk menggabungkan Liam dengan empat kontestan lainnya untuk membentuk grup yang dikenal sebagai One Direction.
Dilansir dari berbagai sumber pada Kamis (17/10/2024), IDX Channel telah merangkum perjalanan karier Liam Payne, sebagai berikut.
Perjalanan Karier Liam Payne
Liam Payne lahir pada tanggal 29 Agustus 1993 di Wolverhampton, Inggris. Masa kecilnya penuh tantangan, terutama karena kesehatannya yang kurang baik. Liam lahir prematur, sehingga harus menghabiskan masa kecilnya dengan pemeriksaan kesehatan rutin. Kondisi ini membuatnya berbeda dari teman-temannya, dan sayangnya, Liam sering menjadi target bully di sekolah.
Ia pernah bercerita bahwa dirinya harus belajar untuk melawan intimidasi dari teman-temannya sejak usia dini. Tak hanya masalah kesehatan, Liam juga menghadapi bullying terkait penampilannya. Meskipun begitu, hal ini tidak membuatnya menyerah. Sebaliknya, ia menemukan pelarian di dunia musik dan olahraga.
Sejak kecil, Liam sudah menunjukkan bakat menyanyi yang luar biasa, dan dengan dukungan keluarganya, ia mulai mengasah kemampuannya. Bakat musik yang ia miliki terbukti menjadi pelarian yang sangat positif untuk mengatasi rasa frustasi akibat perlakuan buruk yang ia terima. Selain bernyanyi, Liam juga tertarik pada olahraga, khususnya lari.
Pada usia 12 tahun, ia bahkan sempat bergabung dengan tim lari Olimpiade junior Inggris. Namun, setelah cedera serius, ia memutuskan untuk fokus pada musik. Hal inilah yang jadi titik balik yang membawanya pada keputusan untuk mengejar karier di dunia hiburan.
Perjalanan Liam di dunia musik semakin serius ketika ia mengikuti audisi "The X Factor" pada 2008. Saat itu, ia baru berusia 14 tahun dan meski berhasil menarik perhatian para juri, termasuk Simon Cowell, Liam tidak berhasil melaju ke tahap berikutnya. Namun, Simon Cowell memberinya pesan penting untuk terus berlatih dan kembali beberapa tahun lagi. Liam pun menerima nasihat itu dengan semangat.
Pada tahun 2010, Liam kembali mengikuti audisi "The X Factor" dan memperlihatkan perkembangan signifikan dalam kemampuannya. Kali ini, juri melihat potensi besar dalam dirinya. Meski awalnya ia gagal sebagai penyanyi solo, juri memutuskan untuk menggabungkan Liam dengan empat kontestan lain, yakni Harry Styles, Niall Horan, Zayn Malik, dan Louis Tomlinson, yang kemudian menjadi grup boyband terkenal bernama One Direction.
Kesuksesan One Direction tidak butuh waktu lama. Grup ini dengan cepat menjadi salah satu boyband terbesar di dunia setelah tampil dalam "The X Factor" dan merilis lagu-lagu hits seperti "What Makes You Beautiful" dan "Live While We're Young." Liam menjadi salah satu anggota yang paling menonjol berkat suaranya yang kuat dan kemampuannya menulis lagu . Karier Liam melesat bersama One Direction, membawa mereka ke puncak tangga lagu internasional.
Saat One Direction berada di puncak popularitas, Liam diam-diam berjuang melawan kecanduan yang menghancurkan. Ia mengaku pernah kecanduan pil dan minuman keras, yang membuatnya berada di titik terendah dalam hidupnya. Tekanan popularitas dan jadwal yang padat membuatnya mencari pelarian yang justru merusak dirinya sendiri, hingga membuatnya sempat berpikir untuk mengakhiri hidupnya.
Setelah hampir enam tahun berada di puncak popularitas, One Direction memutuskan untuk vakum pada 2016. Keputusan ini mengejutkan banyak penggemar, tetapi setiap anggota memiliki alasan masing-masing untuk melanjutkan karier secara solo. Liam Payne, seperti anggota lainnya, tidak berhenti begitu saja. Dia memanfaatkan waktu vakum ini untuk mengejar proyek solonya di dunia musik.
Liam merilis single debut solonya, "Strip That Down" pada 2017 yang sukses besar dengan memuncaki tangga lagu di berbagai negara. Lagu ini menunjukkan gaya yang berbeda dari musik One Direction, dengan nuansa yang lebih dewasa dan urban. Kerja samanya dengan musisi terkenal seperti Quavo membuat Liam semakin dikenal sebagai penyanyi solo yang berani bereksperimen.
Itulah informasi terkait perjalanan karier Liam Payne yang bisa Anda simak, semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk selalu terus update berita terkini Anda seputar bisnis dan ekonomi hanya di IDX Channel.