Turis Asing Masuk RI Tembus 15,39 Juta Sepanjang 2025, Ini Tanggapan Menpar
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, sektor pariwisata nasional tumbuh positif di sepanjang 2025.
IDXChannel - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, sektor pariwisata nasional tumbuh positif di sepanjang 2025. Capaian ini melampaui target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang menjadi acuan dalam pembangunan nasional.
"Capaian ini merefleksikan hasil dari kolaborasi yang baik di antara seluruh pemangku kepentingan dalam sektor pariwisata," ujarnya dalam pernyataan resmi, Sabtu (7/2/2026).
Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi terbarunya menyampaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang 2025 sebesar 15,39 juta. Jumlah ini melampaui target pemerintah (RKP 2025) sebesar 14-15 juta. Capaian wisman di 2025 tumbuh 10,80 persen dibanding 2024.
"Dengan pencapaian aktual sebesar 15,39 juta, ini berarti melampaui target dan hasilnya lebih baik dari yang kami proyeksikan sebelumnya," kata Menpar.
Dari jumlah total kunjungan wisman di 2025 tersebut, 71 persen berasal dari negara target dengan Malaysia sebagai negara penyumbang terbesar dan Uni Emirat Arab sebagai negara target dengan pertumbuhan tertinggi.
“Posisi ini sebelumnya ditempati negara Rusia," ujarnya.
Kenaikan juga terlihat di angka rerata pengeluaran wisatawan mancanegara per kedatangan (ASPA) sebesar USD1.267 atau lebih tinggi dari target USD1.220.
Devisa pariwisata juga bertumbuh, di mana pada 2025 diproyeksikan sebesar USD18,91 miliar atau setara Rp317,40 triliun, bertumbuh 13,17 persen dibandingkan pencapaian di 2024.
Berikutnya selisih kunjungan wisman dengan perjalanan wisatawan nasional adalah 6,22 juta di 2025 meningkat dibanding selisih di 2024 sebesar 4,94 juta.
"Meski bukan indikator kinerja utama, kami turut memonitor selisih ini karena penting sebagai salah satu indikasi suprlus devisa," kata Widiyanti.
Sementara untuk perjalanan wisatawan nusantara sepanjang 2025 sebesar 1,20 miliar perjalanan dengan pertumbuhan sebesar 17,55 persen.
“Capaian-capaian ini tentunya menjadi indikator bahwa sektor pariwisata memiliki peranan strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang memberikan dampak bagi ekonomi masyarakat," kata dia.
(Dhera Arizona)