BNI Buka Akses KPR DP 1 Persen di Danantara Housing Expo 2026
BNI menawarkan program khusus KPR BNI Griya dalam Danantara Housing Expo 2026
IDXChannel - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menawarkan program khusus KPR BNI Griya dalam Danantara Housing Expo 2026. Program tersebut memberikan sejumlah kemudahan pembiayaan, mulai dari suku bunga spesial 2,75 persen, uang muka atau down payment (DP) mulai 1 persen, hingga bebas biaya provisi dan administrasi.
Program KPR tersebut berlangsung selama Danantara Housing Expo 2026 pada 27–30 Agustus 2026 dan ditujukan untuk pembelian properti baru dari pengembang peserta pameran yang telah bekerja sama dengan BNI. Pilihan tenor kredit diberikan hingga 30 tahun, dengan cicilan tersedia mulai Rp1 jutaan, bergantung pada nilai pembiayaan serta syarat dan ketentuan yang berlaku.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan hunian sekaligus mendukung Program Tiga Juta Rumah. “Danantara Housing Expo menjadi momentum bagi masyarakat untuk menemukan hunian yang sesuai kebutuhan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2026).
Menurut Okki, kombinasi pilihan properti dari berbagai pengembang dan fasilitas pembiayaan diharapkan memberikan lebih banyak alternatif bagi masyarakat dalam merencanakan kepemilikan rumah. BNI juga berharap fasilitas tersebut dapat membantu keluarga Indonesia merealisasikan rencana memiliki hunian sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
Pengajuan KPR BNI Griya dalam program tersebut harus direalisasikan paling lambat 30 September 2026 dan tetap mengikuti syarat serta ketentuan yang berlaku. Program hanya berlaku untuk properti baru dari pengembang peserta Danantara Housing Expo 2026 yang telah bekerja sama dengan BNI.
Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI menyatakan terus memperkuat kolaborasi dengan pengembang dan pemangku kepentingan untuk memperluas akses pembiayaan perumahan. Langkah tersebut diarahkan untuk mendukung kepemilikan hunian masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti nasional.