Dukung Kebijakan Hilirisasi Nasional, CITA Targetkan Volume Penjualan 9,10 Juta WMT pada 2026
CITA menetapkan target volume penjualan yang terukur dalam RKAB sebesar 9,10 juta WMT (Wet Metric Ton) pada tahun 2026
IDXChannel - (Kiri - Kanan) Komisaris Independen PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) Darjoto Setyawan, Komisaris Utama A. Ibrahim Saleh, Direktur Utama Harry Kesuma Tanoto, Direktur Yusak Lumba Pardede dan Direktur Robby Irfan Rafianto berbincang di sela RUPST 2025 di Jakarta, Rabu (12/5/2026).
PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA), emiten pertambangan bauksit yang terkoneksi dengan ekosistem hilirisasi nasional, terus memperkuat posisinya sebagai pemasok utama bauksit dalam negeri. Momentum pertumbuhan industri pengolahan dan refinery di Indonesia dimanfaatkan Perseroan sebagai penggerak strategis untuk membidik pertumbuhan kinerja jangka panjang yang berkelanjutan.
Perseroan menerapkan strategi perencanaan penambangan yang terukur di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk memastikan volume produksi selaras dengan daya serap pasar domestik. Kebijakan ini terbukti efektif sepanjangtahun 2025, di mana CITA berhasil memperluas portofolio pelanggan melalui penjualan kepada pihak ketiga, PT Borneo Alumindo Prima. Ekspansi ini turut menjadi momentum bagi Perseroan untuk mengaktifkan kembali (reactivation) operasional Site Sandai pada akhir 2025, yang kini diposisikan sebagai mesin pertumbuhan baru untuk meningkatkan utilisasikapasitas produksi secara bertahap di tahun 2026. Keberhasilan strategi ini menjadi landasan kuat bagi CITA untuk menetapkan target volume penjualan yang terukur dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sebesar 9,10 juta WMT(Wet Metric Ton) pada tahun 2026.