FOTO

PJPK Jadi Strategi Pemerintah Kelola Penduduk Usia Produktif

Aldhi Chandra Setiawan 28/08/2026 09:19 WIB

Pemerintah tengah menyusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan untuk memastikan besarnya populasi usia produktif di Indonesia

IDXChannel - Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kemendukbangga/BKKBN Bonivasius Prasetya Ichtiarto dalam diskusi bersama media tentang Peta Jalan Pembangunan Kependudukan di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Pemerintah tengah menyusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) untuk memastikan besarnya populasi usia produktif di Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi dan tidak berakhir sebagai peluang yang terlewat.

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kemendukbangga/BKKBN Bonivasius Prasetya Ichtiarto mengatakan, saat ini sekitar 68,94 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif 15–64 tahun. Kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi, namun belum otomatis dapat disebut sebagai bonus demografi.

Menurutnya, PJPK akan menjadi salah satu fondasi untuk memetakan penduduk usia produktif agar lebih cepat terserap ke dunia kerja. Pemetaan juga diperlukan untuk mencegah ketidaksesuaian atau mismatch antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri.

Bonivasius mencontohkan, kebutuhan kompetensi di dunia kerja nantinya dapat dipetakan hingga ke jenjang pendidikan. Dengan begitu, keterampilan yang diajarkan di sekolah maupun perguruan tinggi dapat lebih sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.

Pemerintah menilai langkah tersebut penting mengingat momentum jendela peluang demografi diperkirakan mencapai puncaknya pada 2035–2040. Pengelolaan tenaga kerja dan peningkatan produktivitas menjadi kunci agar besarnya penduduk usia produktif benar-benar memberikan dampak terhadap perekonomian nasional.

SHARE