Gunakan Generasi CR400AF, Ini Teknologi Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan menggunakan kereta cepat generasi terbaru CR400AF yang lebih andal.
IDXChannel - Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan menggunakan kereta cepat generasi terbaru CR400AF yang lebih andal. Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China Chandra Dwiputra menyebut, selain lebih andal, kereta model ini juga memiliki masa penggunaan lebih lama hingga lebih dari 30 tahun (sejak tahun produksi) serta biaya perawatan yang lebih rendah.
Berbeda dengan tipe sebelumnya, CR400AF didesain untuk beroperasi di empat iklim, salah satunya tentu iklim tropis yang suhu dan kelembabannya tinggi seperti di Indonesia. Setiap rangkaian kereta model baru dilengkapi dua lightning arrester untuk meningkatkan keamanan terhadap sambaran petir terutama di sisi peralatan tegangan tinggi.
“Menawarkan tingkat keamanan yang lebih untuk melindungi kereta pada saat terjadi kesalahan sistem maupun human error. Satu rangkaian kereta CR400AF terdiri dari delapan gerbong (cars) dengan komposisi empat cars bermotor dan empat cars tanpa motor,” jelas Chandra.
Ditambahkan Chandra, kereta ini juga mampu menghadapi kondisi geografis lintasan Jakarta–Bandung yang cenderung menanjak. CR400AF juga dapat dimanfaatkan sebagai penarik kereta lainnya dalam kondisi darurat, meskipun dalam kondisi gradien atau elevasi 12 per mil.
“Dengan besar daya setiap rangkaian mencapai 9750 kW, CR400AF mampu memberikan akselerasi yang lebih baik saat melewati trase pada elevasi 30 per mil,” ujarnya.
Berdasarkan percobaan, CR400AF mampu mencapai 420km/jam dengan kecepatan rata-rata 350 kilometer/jam. Dengan kecepatan tersebut, CR400AF waktu tempuh Jakarta – Bandung sejauh 142,3 km adalah 36 menit untuk perjalanan langsung dan 46 menit dengan kondisi perjalanan berhenti di setiap stasiun.
Sekadar informasi, sepanjang trayek Kereta Cepat Jakarta–Bandung akan terdapat empat stasiun pemberhentian yaitu Stasiun Halim, Karawang, Walini dan Tegalluar. (*)