MARKET NEWS

AEP Plantations Jajaki IPO Anak Usaha di BEI, Target Rampung Tengah 2026

Tim IDXChannel 19/04/2026 07:32 WIB

AEP Plantations Plc, tengah menjajaki rencana IPO untuk anak usahanya di Indonesia, PT AEP Nusantara Plantations Tbk.

AEP Plantations Jajaki IPO Anak Usaha di BEI, Target Rampung Tengah 2026. (Foto: AEPNP)

IDXChannel - Perusahaan perkebunan kelapa sawit berbasis di Inggris, AEP Plantations Plc, tengah menjajaki rencana penawaran umum perdana saham (IPO) untuk anak usahanya di Indonesia, PT AEP Nusantara Plantations Tbk. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi perseroan di kawasan Kalimantan.

Dalam keterbukaan informasi di London Stock Exchange (LSE), Kamis (16/4/2026), manajemen menyebutkan bahwa entitas yang akan melantai di bursa sebelumnya dikenal sebagai PT Sawit Graha Manunggal. IPO tersebut direncanakan berlangsung di Bursa Efek Indonesia (BEI).

AEP Nusantara bersama anak usahanya, PT Kahayan Agro Plantation (KAP), menjadi tulang punggung bisnis grup di Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah.

Kedua entitas ini mengelola area tanam inti sekitar 19.000 hektare, sekaligus menjadi tumpuan utama ekspansi perusahaan di wilayah tersebut.

Manajemen menilai pencatatan saham (listing) di Indonesia akan menciptakan kendaraan pendanaan yang lebih efisien untuk memperluas lahan perkebunan.

Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat menyelaraskan basis operasional dengan struktur investor, sekaligus memperluas jangkauan pemodal.

Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan di Indonesia, perusahaan juga telah membuka kantor perwakilan di Jakarta untuk memperkuat hubungan dengan investor serta mendukung ekspansi bisnis di dalam negeri.

Dalam rencana IPO tersebut, sekitar 15 persen saham baru akan dilepas ke publik guna memenuhi ketentuan minimum free float.

Dana hasil penawaran saham ini akan digunakan untuk mendukung belanja modal, termasuk pengembangan infrastruktur di PT Kahayan Agro Plantation serta pembangunan pabrik kelapa sawit baru.

AEP menargetkan proses IPO dapat rampung pada pertengahan 2026, dengan catatan seluruh persetujuan regulator, termasuk dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI, dapat diperoleh sesuai jadwal.

Manajemen menegaskan akan memberikan pembaruan lebih lanjut seiring perkembangan proses IPO tersebut.

Mengutip situs resmi perusahaan, PT AEP Nusantara Plantations Tbk merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit terintegrasi yang beroperasi di Kalimantan Tengah.

Perseroan didirikan pada 10 Desember 2007 dengan nama awal PT Sawit Graha Manunggal, sebelum berkembang menjadi salah satu entitas yang cukup signifikan di industri sawit nasional.

Dalam upaya memperkuat tata kelola, transparansi, dan struktur permodalan, perusahaan menjalani transformasi korporasi yang akan berpuncak pada IPO serta perubahan nama menjadi PT AEP Nusantara Plantations pada 12 Januari 2025.

Secara operasional, kegiatan perkebunan perseroan tersebar di Kabupaten Barito Timur, mencakup enam kecamatan, yakni Dusun Timur, Karusen Janang, Paku, Dusun Tengah, Paju Epat, dan Pematang Karau.

Perusahaan mengelola kebun secara terintegrasi melalui skema inti, kemitraan, plasma, hingga Kebun Kas Desa.

Untuk mendukung hilirisasi, perseroan juga mengoperasikan pabrik kelapa sawit berkapasitas 90 ton per jam yang memproduksi crude palm oil (CPO) dan palm kernel. (Aldo Fernando)

SHARE