Antam (ANTM) Tebar Dividen Rp5,05 Triliun, Dirut: Kontribusi Nyata terhadap Pertumbuhan Ekonomi
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam (ANTM) melakukan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp5,05 triliun.
IDXChannel - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam (ANTM) melakukan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp5,05 triliun. Jumlah ini meningkat 38 persen dibandingkan dividen tunai tahun buku 2024, yang berjumlah sebesar Rp3,65 triliun.
Dividen tunai tersebut telah dibayarkan pada 10 Juli 2026, sesuai hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Antam 2025. Pembagian dividen ini digadang-gadang menjadi nilai tambah bagi para pemegang saham.
Dividen per saham yang dibagikan tercatat sebesar Rp209,98867 atau ekuivalen dengan Rp1.049,94335 per CHESS Depository Interest (CDI) bagi pemegang CDI Perusahaan di Australian Securities Exchange (ASX).
Saham Perusahaan di ASX diperdagangkan dalam bentuk CDI atau sertifikat penitipan efek ASX, di mana satu unit CDI ekuivalen dengan dan/atau dapat ditukar dengan lima saham biasa Seri B Antam.
Direktur Utama Antam (ANTM) Untung Budiharto mengatakan, pembayaran dividen tersebut mempertegas konsistensi Antam dalam menjaga profitabilitas, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.
"Total dividen yang dibagikan setara dengan 70 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk. Selain itu, pembagian dividen ini juga mencerminkan kontribusi nyata perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," kata Untung dalam keterangannya dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (17/7/2026).
Mengacu pada Prospektus Penawaran Umum, Antam secara konsisten berupaya menghadirkan nilai tambah bagi parabpemegang saham melalui pembagian dividen tunai sekurang-kurangnya satu kali setiap tahun.
Dengan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan dan tingkat kesehatan perseroan serta tanpa mengurangi kewenangan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Antam menetapkan kebijakan pembagian dividen minimum sebesar 30 persen dari laba bersih setelah pajak, kecuali apabila RUPS memutuskan kebijakan yang berbeda.
Kebijakan pembagian dividen tersebut mencerminkan konsistensi perseroan dalam memberikan imbal hasil kepada pemegang saham, dengan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan dan kebutuhan pengembangan usaha.
Sejalan dengan konsistensi dalam melakukan pembayaran dividen kepada pemegang saham, Antam terus meneguhkan posisinya sebagai salah satu emiten unggulan dalam Indeks IDX High Dividend20 Bursa Efek Indonesia.
"Hal ini merefleksikan bahwa Antam membagikan dividen tunai secara konsisten selama tiga tahun terakhir, sekaligus menghadirkan tingkat dividend yield yang tinggi bagi para pemegang saham," kata Untung.
(Dhera Arizona)