MARKET NEWS

Argo Pantes (ARGO) Optimistis Proyek Gudang J&T Cargo di Tangerang Selesai Awal 2027

Rahmat Fiansyah 24/06/2026 20:11 WIB

PT Argo Pantes Tbk resmi memulai proses konstruksi pembangunan gudang untuk J&T Cargo di Kabupaten Tangerang, Banten.

PT Argo Pantes Tbk resmi memulai proses konstruksi pembangunan gudang untuk J&T Cargo di Kabupaten Tangerang, Banten. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Argo Pantes Tbk resmi memulai proses konstruksi pembangunan gudang untuk J&T Cargo di Kabupaten Tangerang, Banten. Perseroan optimistis proses pembangunan proyek tersebut bisa selesai tepat waktu.

Konstruksi utama untuk gudang dengan skema Built-to-Suit (BTS) ini dikerjakan usai melalui prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) fase 1 pada akhir Mei 2026 dan penunjukan kontraktor utama pada fase II pertengahan minggu lalu.

"Maka, proyek besar ARGO tahun 2026 resmi dimulai bulan ini. Kami optimistis bahwa proyek strategis gudang J&T Cargo ini akan selesai tepat waktu pada Februari 2027," kata Direktur Utama PT Argo Pantes Tbk, Thomas Wahyu melalui keterangan resmi dikutip Kamis (24/6/2026).

Gudang baru tersebut nantinya menjadi salah satu bagian strategis jaringan bisnis logistik J&T Cargo di Indonesia, terutama di kawasan Jabodetabek. Proyek ini sejalan dengan rencana strategis Argo untuk terus meningkatkan hunian lahan sewa gudang, terutama untuk kontrak jangka panjang yang dapat memberikan arus kas lebih stabil di masa mendatang.

Proyek tersebut diperkirakan memakan biaya investasi sekitar Rp120 miliar. Dalam proyek itu, ARGO mempercayakan PT Ace Construction and Development (ACD) sebagai kontraktor.

ACD merupakan bagian dari ACE United Group, perusahaan konstruksi dan rekayasa industri terkemuka yang berpusat di Shanghai, China. Perseroan menegaskan, keputusan memilih ACD dilakukan setelah melalui proses seleksi yang ketat.

"Perusahaan tersebut memiliki rekam jejak operasional di lebih dari 30 negara dan telah menyelesaikan berbagai proyek strategis di Indonesia sejak tahun 2009," katanya.

Pembangunan gudang tersebut merupakan tindak lanjut dari perjanjian kontrak sewa gudang antara perseroan dengan PT Global Yimi Cargo (J&T Cargo) pada 11 Februari 2026. J&T Cargo akan menyewa gudang tersebut selama 120 bulan atau 10 tahun dengan nilai kontrak Rp221 miliar.

Dalam kontrak tersebut, ARGO akan menjadi pemberi sewa (lessor) dan J&T Cargo selaku penyewa (lessee). Transaksi ini tidak hanya mendukung ekspansi kegiatan usaha di sektor properti, melainkan akan memberikan dampak pada pendapatan usaha perseroan.

Argo Pantes merupakan bagian dari Grup Argo Manunggal milik The Ning King. Perusahaan yang awalnya bergerak di sektor tekstil tersebut mengubah arah bisnisnya ke sektor logistik sejak 2016.

Ning King merupakan salah satu taipan properti berpengaruh di Indonesia. Selain memiliki ARGO, dia juga merupakan pemilik dari PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) dan PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST).

(Rahmat Fiansyah)

SHARE