MARKET NEWS

Arsari Group Gandeng Asahi Dorong Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

Rahmat Fiansyah 13/09/2026 15:00 WIB

PT Arsari Tambang, bagian dari Arsari Group mendorong hilirisasi timah di Bangka Belitung melalui kemitraan strategis dengan Asahi Solder.

PT Arsari Tambang, bagian dari Arsari Group mendorong hilirisasi timah di Bangka Belitung melalui kemitraan strategis dengan Asahi Solder. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Arsari Tambang, bagian dari Arsari Group mendorong hilirisasi timah di Bangka Belitung melalui kemitraan strategis dengan Singapore Asahi Chemical & Solder Industries Pte. Ltd. (Asahi Solder). Kerja sama tersebut diarahkan untuk mengembangkan produk solder bernilai tambah, memperkuat teknologi dan kualitas, serta memperluas akses pasar bagi produk hilir timah Indonesia.

Kemitraan ini diharapkan turut memperkuat rantai pasok timah di Bangka Belitung melalui peningkatan kebutuhan bahan baku. Langkah tersebut berpotensi mendorong produksi dan penyerapan timah ingot asal Bangka untuk kebutuhan industri hilir.

Direktur Utama PT Arsari Tambang sekaligus Wakil Presiden Direktur Arsari Group, Aryo P. S. Djojohadikusumo mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem hilirisasi timah yang terintegrasi, mulai dari pertambangan dan pengolahan hingga menghasilkan produk bernilai tambah yang dapat masuk ke rantai pasok industri global. Dia menegaskan, pengembangan industri hilir harus memberikan manfaat yang semakin besar bagi daerah penghasil timah.

“Kami ingin melihat timah Bangka Belitung tidak berhenti sebagai komoditas, tetapi terus bergerak naik dalam rantai nilai. Melalui penguatan industri hilir, semakin banyak nilai tambah yang dapat diciptakan di Indonesia, sekaligus meningkatkan kebutuhan dan penyerapan timah ingot dari Bangka," katanya dalam keterangan resmi dikutip Minggu (13/9/2026).

Aryo menilai, kemitraan tersebut juga menjadi bagian dari visi Arsari Group untuk membangun ekosistem industri masa depan Indonesia yang menghubungkan sumber daya alam, material bernilai tambah, manufaktur, hingga teknologi. 

Arsari Group saat ini mengembangkan ekosistem teknologi dan kecerdasan artifisial melalui RAIA Grid yang dibangun bersama Indosat. Ekosistem tersebut mencakup infrastruktur konektivitas, jaringan serat optik, pusat data, komputasi awan, komputasi berkinerja tinggi, hingga kecerdasan artifisial. Arsari Group juga tengah mempersiapkan kemampuan perakitan GPU di Indonesia.

“Ekosistem teknologi masa depan membutuhkan rantai pasok industri yang kuat. Karena itu, kami melihat pengembangan hilirisasi timah, industri manufaktur, dan teknologi sebagai bagian yang saling terhubung,” ujar Aryo.

Sementara itu, Direktur Utama Singapore Asahi Chemical & Solder Industries Pte. Ltd., Vincent Kho menyambut baik kemitraan tersebut. Dia menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri hilir timah.

“Kami menyambut baik terjalinnya kemitraan strategis dengan Arsari Tambang. Indonesia memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan industri hilir timah, dan kami meyakini bahwa perpaduan antara kemampuan manufaktur di Indonesia dengan pengalaman Asahi Solder dalam produk solder dan material interkoneksi elektronik dapat menciptakan peluang baru untuk menghasilkan produk bernilai tambah lebih tinggi serta memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok industri elektronik global,” tuturnya.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE