MARKET NEWS

Astra (ASII) Siap Borong 238 Juta Saham AUTO, Tawarkan Harga Rp3.600

Rahmat Fiansyah 31/08/2026 06:45 WIB

PT Astra International Tbk (ASII) berencana memperbesar porsi kepemilikan sahamnya di PT Astra Otoparts Tbk (AUTO).

PT Astra International Tbk (ASII) berencana memperbesar porsi kepemilikan sahamnya di PT Astra Otoparts Tbk (AUTO). (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Astra International Tbk (ASII) berencana memperbesar porsi kepemilikan sahamnya di PT Astra Otoparts Tbk (AUTO). Langkah itu dilakukan melalui skema Penawaran Tender Sukarela (Voluntary Tender Offer) kepada pemegang saham publik.

Dalam keterbukaan informasi yang diumumkan di media, Senin (31/8/2026), ASII berencana membeli sebanyak-banyaknya 238.442.293 saham atau setara 4,947 persen dari total modal disetor dan ditempatkan AUTO.

"Dengan harga penawaran tender sukarela sebesar Rp3.600 untuk setiap sahamnya dengan maksimum transaksi sebesar Rp858.392.254.800," kata manajemen PT Astra International Tbk.

Harga yang ditawarkan tersebut mencerminkan premi sekitar 6 persen dari harga saham AUTO di pasar reguler saat ini sebesar Rp3.400. Patut diingat, meski tak terlalu tinggi, harga saham emiten komponen otomotif itu telah menguat 36 persen dalam sebulan terakhir.

ASII menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak mengakibatkan perubahan pengendali pada AUTO. Saat ini, ASII telah memiliki 3,86 miliar saham AUTO, setara 80 persen dari total saham beredar. Dengan target pembelian kurang dari 5 persen, maka free float AUTO kemungkinan besar tetap berada di atas 15 persen.

ASII menyatakan bagi pemegang saham, penawaran ini dapat menjadi kesempatan untuk merealisasikan keuntungan atas investasinya di AUTO. Pasalnya, harga penawaran itu tergolong premium sebesar 35,57 persen di atas rata-rata harga perdagangan tertinggi selama 90 hari terakhir sebelum pengumuman hari ini.

ASII juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan usaha AUTO di masa mendatang. Hingga saat ini, ASII tidak memiliki rencana untuk melikuidasi AUTO atau menghapus pencatatan saham (delisting) di BEI atau mengubah statusnya menjadi perusahaan tertutup (go private).

Bagi pemegang saham yang berminat untuk melepas saham AUTO, maka dapat mengisi Formulir Penawaran Tender Sukarela. Dalam hal ini, ASII menunjuk Trimegah Sekuritas untuk mengurus aksi korporasi tersebut.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE