Bangun CNG Station di Sumsel, Citra Nusantara (CGAS) Bidik Kapasitas hingga 13,7 MMSCFD
pembangunan CNG Station Simpang Y merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan dalam memperkuat jaringan distribusi gas bumi nasional.
IDXChannel - PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) resmi memulai pembangunan Stasiun Gas Alam Terkompresi (Compressed Natural Gas Station) baru di Simpang Y, Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Proses pembangunan dilakukan CGAS melalui salah satu anak usahanya, yaitu PT CNG Hilir Raya, sebagai bagian dari strategi perluasan jaringan operasional, peningkatan kapasitas distribusi, serta penguatan pangsa pasar di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Fasilitas CNG Station baru ini diharapkan beroperasi penuh pada triwulan I-2027, dengan target penambahan kapasitas jaringan dari posisi existing saat ini sebesar 12,7 juta kakim kubik standar per hari (Million Standard Cubic Feet per Day/MMSCFD), menjadi 13,7 MMSCFD.
"(Pembangunan) Ini merupakan wujud nyata atas komitmen kami dalam memperluas jangkauan distribusi gas bumi di Sumatera Selatan, demi menghadirkan solusi energi yang andal, efisien dan berkelanjutan bagi sektor industri di kawasan Sumbagsel," ujar Direktur PT CNG Hilir Raya, Hernoe Roespridjadji, dalam keterangan resminya, Selasa (14/7/2026).
Dengan kapasitas sebesar satu MMSCFD serta dukungan pasokan gas dari PT Sumsel Energi Gemilang, Hernoe mengaku optimistis bahwa fasilitas baru ini kelak bakal mampu mencapai volume penjualan hingga lima juta Sm³ per tahun. Dengan beroperasinya CNG Station Simpang Y secara komersial pada triwulan I-2027 nanti, CGAS berharap lebih dapat memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan industri sekaligus memperkuat infrastruktur distribusi gas bumi di wilayah Sumatera bagian Selatan.
Sementara, Direktur Utama CGAS, Andika Purwonugroho, menyatakan bahwa pembangunan CNG Station Simpang Y merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan dalam memperkuat jaringan distribusi gas bumi nasional, sekaligus memperluas jangkauan layanan di wilayah Sumatera.
Menurut Andika, hadirnya CNG Station Simpang Y merupakan tonggak penting dalam strategi ekspansi CGAS untuk memperkuat infrastruktur distribusi gas bumi di Pulau Sumatera.
"Kami melihat Sumatera Selatan memiliki potensi pertumbuhan industri yang sangat menjanjikan, sehingga kebutuhan terhadap pasokan energi yang andal, efisien, dan berkelanjutan akan terus meningkat," ujar Andika.
Melalui pengembangan ini, CGAS tidak hanya memperluas jaringan operasional, melainkan juga menciptakan fondasi pertumbuhan jangka panjang yang mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan, mendukung transisi energi nasional, serta meningkatkan kinerja dan fundamental bisnis Perseroan.
(taufan sukma)