Barito Pacific (BRPT) Buka Suara soal Isu Margin Call TPIA yang Ramai di Media Sosial
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) buka suara terkait ramainya spekulasi di media sosial mengenai dugaan margin call atas saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
IDXChannel – PT Barito Pacific Tbk (BRPT) buka suara terkait ramainya spekulasi di media sosial mengenai dugaan margin call atas saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) di tengah tekanan tajam yang terjadi pada saham-saham Grup Barito dalam beberapa hari terakhir.
Isu tersebut ramai diperbincangkan di platform X maupun Instagram setelah sejumlah akun mengaitkan pelemahan saham TPIA dengan potensi tekanan pada fasilitas pembiayaan berbasis jaminan saham.
Sementara di Instagram, akun edukasi pasar modal juga menarasikan bahwa pelemahan beruntun saham TPIA yang kerap menyentuh auto rejection bawah (ARB) 15 persen memunculkan dugaan margin call pada Grup Barito.
Sebuah unggahan bahkan menyebut saham TPIA dijadikan jaminan oleh BRPT dan Prajogo Pangestu kepada sejumlah bank, sekaligus memperkirakan level harga yang dinilai dapat memicu margin call di masing-masing kreditur.
Merespons informasi yang beredar tersebut, Corporate Communication Barito Pacific menegaskan seluruh fasilitas pembiayaan dan penjaminan saham perseroan dikelola secara prudent dengan mempertimbangkan berbagai skenario risiko secara terukur.
“Seluruh fasilitas pembiayaan dan penjaminan saham oleh Barito Pacific dikelola secara prudent dengan mempertimbangkan berbagai skenario risiko secara terukur. Penjaminan saham juga mencakup mekanisme dalam memitigasi terjadinya volatilitas pasar” tulis manajemen dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026).
Perseroan menambahkan, mekanisme penjaminan saham juga telah dirancang untuk memitigasi volatilitas pasar. Selain itu, BRPT mengaku terus menjaga rasio margin dan posisi likuiditas secara disiplin sesuai prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko.
Di tengah gejolak harga saham, manajemen menegaskan kondisi operasional dan fundamental bisnis Barito Pacific maupun anak usahanya tetap solid dan resilien.
Sebelumnya, saham-saham afiliasi Grup Barito seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), TPIA, dan BRPT mengalami tekanan signifikan seiring meningkatnya volatilitas pasar, arus keluar dana asing akibat rebalancing indeks global MSCI hingga pengumuman FTSE Russell, serta sentimen negatif terhadap saham-saham konglomerasi. (Aldo Fernando)