Bersiap Dual Listing di Hong Kong, MSIN Incar Likuiditas Pasar USD30 Miliar
aksi korporasi ini juga sekaligus menunjukkan kesiapan MSIN dalam mentransformasi basis pasarnya dari skala nasional menuju panggung Asia dan global.
IDXChannel – PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) menyampaikan informasi terbaru terkait ambisinya dalam melakukan pencatatan sekunder (secondary listing) di papan utama Hong Kong Exchanges and Clearing Limited (HKEX).
Ambisi tersebut kini selangkah lebih dekat, seiring keberhasilan emiten media dan hiburan digital terintegrasi tersebut mengantongi izin resmi atas rencana aksi korporasi itu.
Nantinya jika telah benar-benar terlaksana, langkah ini juga sekaligus menjadi tonggak sejarah baru Perseroan di pasar modal internasional, sekaligus melebarkan sayap dengan listing ke bursa global.
"(Aksi secondary listing) Ini merupakan bagian dari strategi Perseroan dalam penguatan portofolio investasi di sektor media digital yang mendukung pengembangan bisnis berkelanjutan," ujar Corporate Secretary MSIN, Ahmad Alhafiz, dalam keterangan resminya, Senin (8/6/2026).
Menurut Ahmad, aksi korporasi ini juga sekaligus menunjukkan kesiapan MSIN dalam mentransformasi basis pasarnya dari skala nasional menuju panggung Asia dan global.
Realisasi langkah strategis ini ditandai dengan pengajuan resmi dokumen A1 listing application ke HKEX oleh Perseroan, dengan menggandeng China International Capital Corporation Hong Kong Securities Limited (CICC) sebagai sole sponsor.
Melalui skema ini, anak usaha dari MNC Group tersebut bakal segera menerbitkan Hong Kong Depositary Receipts (HDR) tanpa melakukan penerbitan saham baru (HMETD) berskala besar, sehingga tidak akan memengaruhi struktur operasional utama di dalam negeri.
Ahmad menjelaskan, mekanisme secondary listing sengaja dipilih karena HKEX telah mengizinkan regulasi yang lebih ringan bagi perusahaan yang sudah tercatat di bursa utama yang diakui, seperti Bursa Efek Indonesia (BEI), sekaligus memastikan kendali penuh perdagangan utama tetap berjalan di pasar domestik.
Langkah berani mengejar dual listing di bursa Hong Kong ini didorong oleh potensi likuiditas pasar modal HKEX yang sangat besar, dengan rata-rata transaksi harian (daily turnover) yang mampu menembus lebih dari USD30 miliar.
Dengan akses pasar yang demikian masif ini, diyakini bakal mampu mendiversifikasi basis investor MSIN secara global, sekaligus menjadi katalis utama dalam mendanai ekspansi internasional, khususnya untuk segmen konten digital inovatif dan platform micro-drama yang sedang naik daun.
Di pasar domestik sendiri, MSIN yang saat ini memiliki kapitalisasi pasar (market cap) di kisaran Rp25 triliun hingga Rp35 triliun, juga terus menunjukkan tren keuangan yang solid, merefleksikan optimisme tinggi para pelaku pasar terhadap masa depan transformasi digital Perseroan.
(taufan sukma)