MARKET NEWS

Bidik Pasar Logistik Digital, ASSA Masuk Bisnis TMS

Desi Angriani 08/05/2026 16:13 WIB

Prospek bisnis TMS masih terbuka lebar seiring pertumbuhan sektor transportasi dan logistik nasional yang terus meningkat.

Bidik Pasar Logistik Digital, ASSA Masuk Bisnis TMS (Foto: dok ASSA)

IDXChannel - PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) berencana memperluas lini usahanya ke bisnis penyediaan dan pengoperasian Transportation Management System (TMS) atau solusi manajemen transportasi terintegrasi.

Selama ini, ASSA menjalankan usaha penyewaan kendaraan roda dua dan roda empat, jasa pengiriman barang, hingga pengelolaan pergudangan. 

Melalui pengembangan bisnis baru tersebut, perseroan ingin menghadirkan layanan Integrated Solution yang mengintegrasikan proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga penyelesaian administrasi transportasi dalam satu sistem terpadu.

Dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (8/5/2026) ASSA berencana menambah empat Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KLBI), yakni aktivitas pemrograman komputer lainnya, penerbitan perangkat lunak (software) lainnya, konsultasi dan perancangan Internet of Things (IoT), serta jasa sistem komunikasi data.

Manajemen menilai, prospek bisnis TMS masih terbuka lebar seiring pertumbuhan sektor transportasi dan logistik nasional yang terus meningkat. Selain itu, kebutuhan pelaku usaha terhadap efisiensi distribusi dan pemanfaatan teknologi dinilai semakin besar.

"Kompleksitas distribusi barang, tingginya ketergantungan pada moda transportasi darat, serta masih rendahnya adopsi sistem manajemen transportasi terintegrasi di Indonesia menjadi peluang pasar yang potensial bagi pengembangan solusi TMS," tutur manajemen.

Adapun target pasar bisnis ini mencakup perusahaan logistik dan ekspedisi, distributor fast moving consumer goods (FMCG) dan cold chain, operator tambang dan konstruksi, pelaku usaha kecil dan menengah yang memiliki armada operasional, hingga instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Saat ini ASSA memiliki lima anak usaha utama, yakni PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) yang bergerak di bisnis penjualan kendaraan bekas, PT Tri Adi Bersama (TAB) yang menjalankan jasa ekspedisi dan pengiriman barang, PT Duta Mitra Solusindo (DMS) di bidang outsourcing dan penyediaan tenaga kerja, PT Adi Sarana Investindo (ASI) yang fokus pada investasi dan konsultasi manajemen, serta PT Adi Sarana Transportasi (ASTA) yang bergerak di jasa pengurusan transportasi.

(DESI ANGRIANI)

SHARE